Tari Kelompok: Pengertian, Asal Usul, dan Contohnya

tari kelompok

Tari Kelompok (Pexels.com/Jeffry Surianto)

Pengertian Tari Kelompok

Tari kelompok adalah sebuah tarian tradisional yang biasanya dilakukan oleh sekelompok orang dalam sebuah acara atau upacara adat.

Tarian ini memiliki ciri khas gerakan yang seragam dan sinkron antara penari-penari yang tergabung dalam kelompok tersebut.

Seiring dengan perkembangan zaman, tari kelompok tidak hanya terbatas pada lingkup budaya lokal saja, melainkan juga telah menyebar ke seluruh pelosok Indonesia.

Baca juga: 10 Alat Musik yang Berasal dari Sumatera Barat

Hal ini dapat dilihat dari banyaknya acara-acara besar yang mempertunjukkan tarian kelompok dari berbagai daerah di Indonesia.

Asal Usul Tari Kelompok

Meskipun tidak diketahui secara pasti asal usul tari kelompok, namun banyak ahli sejarah yang mengatakan bahwa tarian ini sudah ada sejak zaman kerajaan-kerajaan di Indonesia.

Pada masa itu, tari kelompok biasanya dilakukan oleh para penari istana dalam rangka upacara keagamaan atau perayaan kemenangan.

Baca juga: Nama-Nama Alat Musik Jawa Timur dan Fungsinya

Contoh Tari Kelompok

Tari kelompok memiliki beragam jenis di setiap daerah di Indonesia. Di Sumatera Barat, tari Piring menjadi salah satu tarian kelompok yang terkenal.

Di Bali, tarian kelompok yang terkenal adalah tari Kecak yang menggunakan suara "cak" dari para penari sebagai pengiring musik.

Sedangkan di Jawa Tengah, tari Bedhaya Ketawang merupakan salah satu tari kelompok yang sangat dihormati dan biasanya hanya dilakukan dalam upacara keraton.

Baca juga: Pengertian Alat Musik Melodis, Fungsi, Beserta Contohnya

Peran Penting Tari Kelompok dalam Budaya Indonesia

Tari kelompok tidak hanya menjadi sekedar hiburan semata, namun juga memiliki peran penting dalam kebudayaan Indonesia.

Tarian ini dapat mempererat tali persaudaraan antarpenari dan menjaga kelestarian budaya daerah.

Selain itu, tari kelompok juga dapat menjadi media untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia.

Baca juga: 6 Fungsi Seni Tari di Sekolah Dasar

Tantangan dalam Melestarikan Tari Kelompok

Meskipun memiliki peran penting dalam budaya Indonesia, melestarikan tari kelompok tidaklah mudah.

Beberapa faktor seperti kurangnya dukungan dari pemerintah dan minimnya minat generasi muda untuk belajar tari tradisional, menjadi tantangan dalam melestarikan tari kelompok.

Namun, masih banyak masyarakat Indonesia yang peduli dan berusaha melestarikan tari kelompok.

Banyak sekali komunitas atau sanggar tari yang dibentuk dengan tujuan melestarikan tari kelompok.

Selain itu, penggunaan media sosial juga dapat menjadi media untuk mempromosikan tari kelompok dan menarik minat generasi muda untuk mempelajarinya.