Header Ads Widget

Misoginis Adalah? Simak Pengertian, Pemicu dan Pencegahannya

Misoginis
Source: pexels.com/Keira Burton

Misoginis dikenal sebagai konsep kebencian terhadap adanya wanita.

Kebencian seperti itu sebenarnya sudah ada sejak zaman kuno dan perilakunya disebut dengan misogini.

Kebanyakan pelaku misogini adalah pria, namun ada juga wanita yang mempunyai perilaku tersebut.

Baca juga: Butterfly Hug, Metode Psikologi untuk Redakan Cemas

Misoginis merupakan tindakan yang buruk dan tidak patut untuk dicontoh ataupun diterapkan.

Pengertian Misoginis

Misoginis sendiri berarti dari kata miso yang berarti benci serta gyne yang berarti wanita sehingga dapat disimpulkan bahwa misoginis merupakan rasa benci terhadap wanita.

Secara istilah, misoginis adalah sikap merasa benci terhadap wanita serta segala sesuatu yang berhubungan dengan mereka.

Perilaku ini kerap kali dihubungkan dengan istimewanya hak pria, adat patriarki serta diskriminasi gender.

Pada suatu kasus, misoginis dapat menjadikan adanya kekerasan serta pelecehan seksual pada wanita.

Baca juga: Pengertian Metode Suggestopedia

Faktor Penyebab Misoginis

Ada beberapa kemungkinan seseorang dapat mempunyai pandangan tidak suka terhadap wanita, berikut diantaranya.

1. Trauma Masa Kecil

Trauma pada masa kecil dapat menyebabkan seseorang berperilaku tidak baik terhadap wanita.

Jika seseorang pernah mendapatkan perlakuan tidak baik atau bahkan tindakan kekerasan dari ibu, guru perempuan, dan teman perempuan.

Bukan tak mungkin karena itulah seseorang menjadi benci dengan wanita karena trauma dan merasa sakit hati semasa kecil.

Baca juga: Mengenal Diskalkulia, Ciri Ciri dan Cara Menanganinya

2. Salah Pola Asuh

Di dalam keluarga, baik anak laki-laki maupun perempuan, tentu tidak boleh dibedakan.

Bisa saja seorang anak laki-laki yang dalam keluarganya berbeda perlakuan dengan saudara perempuannya.

Misalkan, saudara perempuannya diperlakukan secara istimewa sedangkan dirinya tidak. 

Perlakuan ini akan memicu si anak laki-laki menjadi benci dengan perempuan.

3. Pola Pikir Mengenai Maskulinitas Toksik (Toxic Masculinity)

Pola pikir maskulinitas toksik juga merupakan salah satu penyebab seorang pria menjadi misoginis.

Anggapan jika pria adalah lebih kuat dan tangguh bila dibandingkan dengan wanita.

Ditambah anggapan bahwa wanita merupakan objek seksual, semuanya itu bentuk dari maskulinitas toksik.

Hal inilah yang membuat pola pikir laki-laki ke depannya tidak mau kalah dengan wanita.

Bahkan lebih parahnya tidak mampu menerima kesuksesan wanita.

Baca juga: Apa itu Psikosomatis? Simak Penjelasan dan Cara Menyembuhkannya

Cara Mencegah Misoginis

Untuk mencegah terjadinya perilaku misoginis yang sangat merugikan wanita, ada beberapa hal yang bisa dilakukan

  • Tidak membeda-bedakan sikap terhadap antara anak laki-laki dan perempuan.
  • Kecuali jika memang sudah kodratnya, misalkan anak laki-laki biasanya lebih tangguh untuk membantu mengangkat hal-hal yang berat, kemudian tidak serta merta anak perempuan diperlakukan dengan sama.
  • Semua bisa dididik dan diasuh sesuai kodratnya tanpa membedakan rasa kagum sayang yang diberikan.
  • Memberikan ruang terhadap perempuan untuk berkarya dan berkarir
  • Menempatkan perempuan secara sama sesuai haknya
Itulah ulasan mengenai misoginis beserta cara pencegahannya. Sangat tidak disarankan untuk melakukan tindakan ini, bahkan kita harus mencegah agar tidak ada diskriminatif terhadap para wanita.