Zaman Nirleka Adalah? Simak Penjelasannya Berikut Ini

zaman nirleka
Source: Pixabay.com

Apakah zaman nirleka itu? 

Zaman nirleka adalah zaman dimana manusia belum mengenal tulisan.

Menurut bahasa, kata nirleka berasal dari kata nir yang artinya tidak ada, sedangkan leka artinya tulisan.

Sehingga, jika digabungkan dapat berarti masa dimana tidak ada tulisan.

Baca juga: Pengertian Prehistori, Ilmu Tentang Kebudayaan Zaman Pra Aksara

Zaman nirleka juga disebut sebagai zaman prasejarah, dimana belum ada tulisan sehingga tidak ada jejak sejarah tercatat.

Meskipun tidak ada dokumen sejarah yang dapat menjadi panduan, para ahli telah berhasil mengungkap banyak rahasia tentang kehidupan manusia pada masa itu melalui penelitian arkeologi, penemuan fosil, dan analisis ilmiah.

Salah satu aspek menarik tentang zaman prasejarah adalah perkembangan manusia sebagai spesies yang berbeda.

Pada awalnya, manusia purba hidup sebagai pemburu dan pengumpul makanan, bergantung pada keahlian mereka dalam berburu hewan liar dan mengumpulkan sumber daya alam.

Mereka menggunakan alat-alat yang sederhana, seperti batu, tulang, dan kayu, untuk bertahan hidup.

Seiring waktu, manusia prasejarah mulai mengembangkan keterampilan dan pengetahuan baru.

Mereka belajar membuat alat yang lebih canggih, seperti alat pemotong yang terbuat dari logam dan senjata yang lebih efektif.

Perkembangan ini mencerminkan kemajuan dalam pemahaman mereka tentang alam dan teknologi.

Baca juga: Pengertian Paleoantropologi, Ilmu yang Mempelajari Manusia Purba

Selain itu, zaman nirleka juga mencakup perkembangan sosial dan budaya.

Manusia prasejarah hidup dalam kelompok-kelompok kecil, membentuk komunitas yang saling bergantung satu sama lain.

Mereka mengembangkan bahasa dan sistem komunikasi untuk berinteraksi dan berbagi pengetahuan dengan sesama anggota kelompok.

Kemudian, bukti arkeologi menunjukkan adanya praktik keagamaan dan kepercayaan spiritual yang terkait dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Pentingnya zaman prasejarah tidak hanya terletak pada penemuan alat dan artefak, tetapi juga pada pemahaman kita tentang evolusi manusia sebagai spesies.

Bukti fosil manusia purba telah memberikan petunjuk tentang perubahan morfologi dan perkembangan otak manusia selama periode ini.

Ini membantu kita memahami bagaimana manusia berevolusi dan beradaptasi dengan lingkungan yang selalu berubah.