Header Ads Widget

4 Panggilan Ayah dalam Bahasa Jepang


Panggilan Ayah dalam Bahasa Jepang

Panggilan Ayah dalam Bahasa Jepang memang cukup beragam. Apalagi, Negeri Sakura ini juga merupakan salah satu negara dengan kebudayaan menghargai orang tua sehingga julukan atau panggilan kepada orang tua cukup beragam.

Namun, kali ini Sastrawacana.id akan merangkum beberapa panggilan Ayah dalam Bahasa Jepang yang dibedakan berdasarkan kegunaan serta tingkat keformalannya. Yuk disimak!

1. Otou-san

Otou-san adalah panggilan Ayah yang paling umum dalam Bahasa Jepang. Jika kamu penggemar  film serial ataupun anime Jepang, kamu akan sering mendengar panggilan ini. Panggilan Otou-san termasuk panggilan formal. Untuk menambah rasa hormat, biasanya masyarakat Jepang mengubahnya menjadi Otou-sama. Tak sedikit juga yang menyingkatnya menjadi tou-san atau tou-can untuk meningkatkan keakraban.

2. Chichi

Chichi merupakan panggilan Ayah dalam Bahasa Jepang yang sifatnya lebih santai, alias tidak formal. Namun, kata ini jarang digunakan ketika membicarakan Ayah orang lain karena dianggap kurang sopan. Ketika membicarakan Ayah orang lain, warga Jepang tetap menggunakan Otou-San. Panggilan Chici juga digunakan untuk penyebutan Hari Ayah dalam Bahasa Jepang, yaitu : Chichi no Hi.

3. Oton

Oton adalah panggilan Ayah dalam Bahasa Jepang yang umum digunakan oleh masyarakat di pedesaan. Panggilan ini paling banyak digunakan oleh warga Jepang yang menggunakan dialek Kansai (gaya bahasa daerah Osaka). Kata panggilan Oton memang cukup kental dengan kesan pedesaan sehingga kurang begitu tepat jika digunakan dalam pembicaraan formal.

4. Chichioya

Chichioya adalah panggilan Ayah dalam Bahasa Jepang yang sering digunakan sebagai pengumuman atau pernyataan tertulis. Chichioya tidak digunakan dalam percakapan langsung karena penggunaannya lebih ke arah pengertian atau ilmu bahasa.

Nah, itulah beberapa panggilan Ayah Bahasa Jepang yang perlu kamu ketahui. Sekarang sudah tahu, kan? Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di Sastrawacana.id ya!