Header Ads Widget

Pengertian Kalimat Sumbang dan Contohnya

Pengertian Kalimat Sumbang

Kalimat sumbang adalah sebuah kalimat yang tersisip di tengah paragraf dengan ciri khas utamanya adalah tidak memiliki keterkaitan dengan keseluruhan kalimat dalam satu paragraf.

Kalimat sumbang juga biasanya bertolak belakang dengan tema ataupun permasalahan yang sedang dibahas.

Layaknya nada gitar yang sumbang, kalimat ini sering menjadi pengacau dan membuat struktur tulisan menjadi rancu dan tidak enak dibaca.

Ciri-Ciri Kalimat Sumbang

  1. Tidak nyambung dengan kalimat utama ataupun kalimat penjelas.
  2. Tidak ada korelasi dengan tema atau ide yang akan disampaikan pada tulisan.
  3. Membuat konsep tulisan menjadi melebar dan keluar jalur dari pembahasan utama.

Cara Menentukan Kalimat Sumbang

  1. Membaca paragaraf secara keseluruhan. Dengan membaca secara keseluruhan, maka kita akan mudah menemukan mana kalimat yang sumbang tersebut.
  2. Kemudian, carilah kalimat utama dalam paragraf tersebut, letaknya bisa pada awal paragraf, maupun pada penutup.
  3. Setelah mengetahui kalimat dan gagasan utamanya, bacalah dengan seksama kalimat-kalimat pada paragraf tersebut, apakah saling mendukung satu sama lain, atau tidak?
  4. Ketika, ada salah satu kalimat yang tidak nyambung atau tidak mendukung kalimat utama, besar kemungkinan kalimat tersebut adalah kalimat sumbang.
  5. Jangan lupa untuk membaca ulang sambil mencermati apakah kalimat tersebut benar-benar kalimat sumbang.

Contoh Kalimat Sumbang:

Agar lebih jelas, berikut adalah contoh kalimat sumbang.
Olahraga teratur bisa meningkatkan daya tahan tubuh seseorang (1). Hal ini terjadi karena dengan berolahraga, sistem metabolisme di dalam tubuh akan membaik sehingga semua zat–zat makanan bisa terserap dengan baik pula (2). Nantinya, zat-zat itulah yang akan menutrisi organ di dalam tubuh (3). Jika organ – organ tubuh tersebut sehat, maka tubuhpun akan jauh dari berbagai macam  penyakit (4). Oleh karenanya, olahraga adalah sebuah aktivitas yang sangat menyenangkan (5).
Paragraf di atas adalah paragraf induktif karena diawali dengan kalimat khusus. Namun, pada bagian akhir (kalimat no 5) yang seharusnya menjadi kalimat utama, tidak nyambung atau tidak sesuai dengan apa yang telah dijelaskan pada kalimat-kalimat sebelumnya yang berperan sebagai kalimat pendukung. Oleh karena itu, dapat dipastikan bahwa kalimat nomor 5 adalah kalimat sumbang.