Biografi Raden Saleh, Perintis Seni Lukis Modern Indonesia

SHARE:

Raden Saleh juga merupakan Perintis Seni Lukis Modern Indonesia yang karya lukisannya banyak dipajang museum di Eropa.

Siapa Raden Saleh?

Raden Saleh adalah pelukis pertama Indonesia yang memperkenalkan teknik seni lukis modern di nusantara. Raden Saleh juga merupakan Perintis Seni Lukis Modern Indonesia yang karya lukisannya banyak dipajang museum di Eropa.

Biografi Raden Saleh

Raden Saleh Syarif Bustaman lahir di Semarang pada tahun 1811 yang merupakan keturunan Arab dan Jawa. Ayahnya bernama Said Husein bin Alwi bin Awal dan ibunya bernama Raden Ayu Syarif Husein.

Sejak kecil Raden Saleh tinggal bersama pamannya yang bernama Raden Adipati Surohadimenggolo, Bupati Semarang yang terkenal terpelajar. Sang paman pernah membantu Thomas Stamford Raffles yang dikenal sebagai Gubernur Jenderal Hindia Belanda.

Pamannya membantu Gubernur Jenderal Hindia Belanda dalam menerjemahkan sejumlah teks dari kanon sastra klasik Jawa. Yang kemudian digunakan Thomas Stamford Raffles sebagai bahan menulis buku terkenalnya yakni the History Of Java.

Pada 1822, Raden Saleh didaftarkan belajar di sebuah sekolah bangsawan Pribumi yang baru dibuka di Cianjur, Jawa Barat. Berkat keluasan pergaulannya, Raden Saleh yang berbakat menggambar sudah terlihat sejak masih muda.

Ia bisa berkenalan dan belajar kepada AAJ Payen, pelukis keturunan Belgia yang didatangkan pemerintah Hindia-Belanda untuk melukis pemandangan Nusantara.

Baca juga: Biografi Joko Pinurbo, Sang Penyair Indonesia

Raden Saleh Belajar Seni Lukis di Belanda

Pada tahun 1829, atas saran Payen pemerintah Hindia Belanda mengirim Raden Saleh ke negeri Belanda untuk belajar seni lukis. Pengalaman belajar serta hidup di negeri Belanda dan sejumlah negara Eropa lain kelak sangat mempengaruhi gaya melukis dan pemikiran seorang Raden Saleh.

Petualangan hidup Raden Saleh di Eropa dimulai di negeri Belanda. Lima tahun pertamanya di Eropa digunakan Raden Saleh untuk belajar banyak hal. Dari memperdalam bahasa Belanda hingga belajar teknik melukis potret pada pelukis istana kerajaan Belanda Cornelis Kruesemen.

Ia juga belajar melukis tema pemandangan pada Andris Bahan nama alat serta belajar melukis tema pemandangan pada Andries Schelfhout.

Perlahan nama Raden Saleh mulai dikenal masyarakat Belanda. Selain berkesempatan menggelar pameran di Den Haag, Ia juga kerap diminta melukis potret sejumlah anggota kerajaan dan para pejabat Belanda. Tak jarang karya karya lukis Raden Saleh membuat masyarakat Belanda terperangah.

Baca juga: Biografi Benjamin Franklin Lengkap dengan Karyanya

Berpetualang di Jerman Hingga Perancis

Pada tahun 1839, pemerintah Belanda mengirim Raden Saleh untuk melakukan perjalanan artistik ke sejumlah negara Eropa. Ia berkunjung dan menetap beberapa bulan di Dusseldorf Frankfurt dan Berlin, Jerman.

Ia kemudian mengunjungi kota Dresden dan jatuh cinta dengan kota itu. Raden Saleh memutuskan tinggal di Dresden hingga sekitar lima tahun di kota itu. Di kota itu pula ia menjadi tamu kehormatan kerajaan Jerman.

Kehadirannya diterima baik kalangan bangsawan. Untuk pertama kali dalam hidupnya Raden Saleh merasa diperlakukan sederajat sebagai manusia.

Situasi ini membuatnya leluasa menemukan ekspresi artistik dan rasa percaya dirinya sebagai seniman. Raden Saleh juga tak ragu menunjukkan identitasnya sebagai orang Asia, orang Jawa serta sebagai seorang muslim.

Selama di Dresden, Raden Saleh menjalin persahabatan erat dengan seorang bangsawan terpandang bernama Mayor Friedrich Anton Serres dan istrinya bernama Friederikadi Maxen.

Salah satu jejak persahabatan Raden Saleh dengan keluarga Serres bisa dilihat pada bangunan Mushola yang dibangun keluarga Serres di kawasan bukit Mühlbach.

Mushola yang bernama Blaue Häusel itu memang dibuat untuk menghormati Raden Saleh. Di mushola itu terdapat tulisan Raden Saleh dalam bahasa Jawa dan Jerman berbunyi : “..Hormati Tuhan, Cintai Manusia.”

Terdorong oleh jiwa artistiknya, pada tahun 1845 Raden Saleh pergi ke Prancis dan menetap selama 5 tahun di kota pusat kesenian Eropa itu.

Wawasan seni dan pengetahuan Raden Saleh kian bertambah. Ia banyak menyerap pengaruh gaya romantic pelukis legendaris Prancis, Eugene Delacroix yang kerap menonjolkan unsur drama dalam lukisan-lukisannya.

Pada 1846 bersama pelukis terkenal Perancis yang bernama Horace Vernet, Raden Saleh tinggal beberapa bulan di Aljazair. Di daerah koloni Perancis ini, Raden Saleh mendapat ilham untuk melukis adegan perkelahian hewan-hewan buas yang menjadi salah satu tema favorit lukisan-lukisannya.

Selama di Perancis, Raden Saleh juga menjadi saksi revolusi Prancis yang terjadi pada bulan februari 1848 di Paris. Peristiwa inilah yang ikut mempengaruhi wawasan kehidupannya. Raden Saleh diketahui tiga kali menggelar pameran lukisannya.

Karya-karyanya diterima baik oleh penikmat seni dan kritikus di negara itu. Saat akhirnya pulang ke Hindia Belanda pada tahun 1851, Raden Saleh yang sudah menjadi pribadi baru. Raden Saleh menjelma sebagai manusia dengan pikiran dan perilaku modern.

Baca juga: Biografi NH Dini | Penulis Serta Tokoh Feminis Indonesia

Raden Saleh Kembali ke Indonesia

Pulang dari Eropa dan tinggal di Batavia, Raden Saleh yang bekerja sebagai pelukis dan konservator lukisan pemerintah kolonial Hindia-Belanda. Ia merasa terasing dengan lingkungannya.

Sebagai seorang yang menyerap budaya dan pendidikan Eropa, Oleh orang-orang Belanda di nusantara dia tetap dianggap sebagai seorang pribumi yang tidak sederajat dengan orang Eropa.

Sementara saat harus bergaul dengan warga pribumi baik dari kalangan bangsawan maupun rakyat jelata, Raden Saleh juga kesulitan mendapatkan lawan bicara yang bisa mengimbangi tingkat pengetahuan dan pendidikannya. Kondisi ini membuatnya sangat kesepian.

Pada tahun 1855 Raden Saleh menikah dengan Constancia von Mansfeldt. Ia merupakan seorang janda kaya asal Jerman. Pasangan ini kemudian membangun rumah mewah di kawasan Cikini.

Rumah cantik yang diilhami gaya arsitektur istana Callenberg, di mana Raden Saleh pernah tinggal saat di Jerman. Rumah tersebut kini masih berdiri dan menjadi bagian dari Kompleks Rumah Sakit PGI.

Sayangnya perilaku diskriminatif yang diterima Raden Saleh kemudian menyebabkan ia bercerai dengan Constancia. Praktek diskriminasi yang dirasakan Raden Saleh mendorongnya menciptakan sejumlah karya lukis yang mengekspresikan kritik atas kolonialisme yang dilakukan Belanda di Bumi Jawa atau wilayah nusantara lainnya.

Nuansa kritik ini menurut sejumlah pihak misalnya terasa pada lukisan penangkapan Diponegoro, Lukisan sebuah banjir di Jawa, dan lukisan pertarungan antara banteng dan singa.

Karya terpenting Raden Saleh yakni lukisan bersejarah penangkapan Diponegoro sangat tersohor di Indonesia dan melahirkan banyak tafsir.

Dari tafsir yang mendukung Raden Saleh sebagai pendukung kolonialisme, hingga tafsir sebaliknya yang menyebut lukisan itu sebagai bentuk kritik Raden Saleh terhadap praktek kolonialisme Belanda terhadap tanah Jawa atau Nusantara.

Baca juga: Pengertian Seni Musik Menurut Para Ahli

Raden Saleh Menikah

Pada tahun 1867, Raden Saleh menikah dengan Raden Ayu Danudirja. Ia adalah gadis bangsawan dari Keraton Yogyakarta. Mereka berdua kemudian pindah ke Bogor.

Menjelang akhir hayatnya, Raden Saleh sempat ditahan oleh penguasa kolonial Belanda. Hal ini karena tuduhan bahwa Raden Saleh terlibat pemberontakan Gerakan Ratu Adil di Karawang Dan Bekasi pada tahun 1867.

Meski perjalanan hidupnya diwarnai kekecewaan dan kesepian, hidup Raden Saleh yang dilandasi semangat romantis dan ide kemanusiaan. Ini tetap menjadikan dirinya sosok yang dicintai dan dikagumi.

Raden Saleh Wafat

Saat Raden Saleh meninggal pada 23 April 1880, lebih dari 2 ribu orang yang berasal dari berbagai etnis dan kebangsaan mengantarkannya ke pemakaman di kampung Empang, Bogor.
Nama

#cintapentiumsatu,1,adv,18,Akademis,210,alquran,27,anak,16,aplikasi,13,Artikel,341,bahasa indonesia,21,banyuwangi,6,belajar,13,Biografi,46,biografi pahlawan,5,biografi penulis,6,biografi sastrawan,13,bisnis,5,blogger,3,budaya,33,buku,14,cerpen,3,cinta,53,contoh teks pidato,6,corona,22,covid,15,covid19,9,desa penari,10,Event,3,film,13,film bagus,5,filologi,2,filsafat,3,frasa,2,friyay,2,galau,4,giias,1,gramedia,1,guru,4,hadits,3,hubungan,47,humaniora,2,ibu,3,idul fitri,3,indonesia,9,industri kreatif,2,Info Lomba,26,instagram,2,internet,2,investasi,2,islam,14,jurnal,2,Juz Amma,26,kabar pendidikan,6,kahlil gibran,3,kalimat,9,Kampus,9,kamulah pemeran utama,1,kantor,4,karya sastra,2,karyawan,9,kata,9,kata gaul,2,kata mutiara,2,kata mutiara bahasa inggris,1,kawin tangkap,1,kbbi,5,kecantikan,4,keluarga,20,kemenag,2,kemerdekaan,3,kepemimpinan,1,kepribadian,2,kerajaan,4,kerajaan islam,1,kerajaan singosari,1,kerja,37,kesederhanaan umar,1,kesehatan,8,kesenian,1,kesuksesan,1,keuangan,1,kewarganegaraan,1,kisah sahabat nabi,1,kitab,1,kkn,1,kkn desa penari,9,kkn hantu,9,kkn horor,10,kkn mistis,9,klausa,1,knock knock,1,kode,1,kodikologi,1,kolonial belanda,1,komik,2,komponis,1,komunikasi,3,komunikasi antar budaya,1,konjungsi,1,konsep berpikir sastra,1,konsonan rangkap,1,kontes menulis novel,1,konversi,1,korea,4,korupsi,1,kosakata,5,kosmetik,1,kota,1,kpop,1,kreatif,1,krisis,1,krisis ekonomi,1,kritik,2,kritik sastra,2,kucing,3,kuis,1,kuliah,16,kuliah sastra,1,kuliner,7,kumpulan puisi,1,kurban,1,kurikulum,1,lagu,2,lagu perpisahan,1,lagu perpisahan sekolah,1,lamaran kerja,2,latihan psikotes,1,lawas,1,ldr,3,leksikal,1,leonardo da vinci,1,lifestyle,93,Lindu,1,linguistik,9,liputan,2,literasi,1,lomba,16,lomba 2020,2,lomba blog,1,lomba cerpen,1,lomba menulis,9,lomba menulis 2019,1,lomba menulis 2020,1,lomba novel,1,lomba nulis,1,lomba puisi,3,lontar,1,lotus feet,1,lowongan kerja,1,lucu,5,lulus,1,lulusan sastra,1,madura,1,mahasiswa,19,mahasiswa baru,1,mahasiswa lama,1,mahasiswa stres,1,majas,5,majas metafora,1,majas personifikasi,1,makalah,1,makan,1,makan anggur,1,makanan,4,makna sukses,1,malware,1,mambaca,1,manfaat cinta,1,manfaat dongeng,1,manfaat hipotesis,1,manfaat main game,1,manfaat menulis,1,manfaat pendidikan,1,manfaat rokok,1,mantan,2,manusia purba,1,mas pur,1,masa penjajahan,2,masa penjajahan belanda,3,masker,1,masyarakat,1,masyarakat madani,1,maulana affandi,1,medis,1,membaca,1,membaca cepat,1,membandingkan,1,mendapatkan ipk tinggi,1,mendikbud,3,mengatur keuangan,2,menggigit kuku,1,menikah,8,menikah dengan janda,1,meninggal,1,meningkatkan ipk,1,menteri,1,Menulis,6,menurut para ahli,65,merdeka,2,mertua,3,metode penelitian,1,microsoft,1,microsoft excel,1,milenial,1,mimpi,3,mimpi anggur,1,mimpi hamil,1,mimpi hamil menurut islam,1,mistis,2,mitos,14,mochtar lubis,1,model,2,morfologi,1,motivasi,7,motivasi semangat belajar,1,move on,2,mpls,1,mukbang,1,mumi,1,murid,1,museum,1,museum sandi,1,musik,6,Musik dan Film,12,musikalisasi puisi,1,musisi,1,muslim,3,nadiem,2,nadiem makarim,2,najis,1,naskah,3,naskah drama,1,negara,3,negara berkembang,1,negara maju,1,nh dini,1,nikah,14,nilai nilai pancasila,1,non fiksi,1,novel,16,nusantara,1,objek studi sosiologi,1,ogoh ogoh,1,olimpiade,1,online,13,onomatope,1,oposisi,1,oposisi biner,1,orang kaya yang tidak kuliah,1,orang tua,1,organisasi,2,organisasi budi utomo,1,origami,1,osis,1,osis sma,1,osis smp,1,pabrik tas,1,pabrik tas di bandung,1,pacar,27,pacar cemburuan,1,pacar pemarah,1,pacar penulis,1,pagelaran seni tari,1,pahlawan,7,palang merah,1,pameran,1,pancasila,1,pandemi,13,panjat pinang,1,pansos,3,pantai,1,pantomim,2,pantun,5,pantun gombal,1,pantun jenaka,1,papua,2,paragraf,6,paragraf argumentasi,1,paragraf deduktif,1,paragraf deskripsi,1,paragraf eksposisi,1,paragraf ineratif,1,paragraf narasi,1,paragraf persuasi,1,pariwisata,1,pasangan,9,pasar seni,1,patung,1,patung tertinggi,1,pbb,1,pdf,1,pdkt,1,pejuang skripsi,1,pekerjaan,1,pelapak,1,peliharaan,1,pelukan,1,pelukis,1,pembeli online,1,pembukaan pidato,1,pemimpin,2,pencemaran udara,1,pencucian uang,1,pendahuluan,1,pendidikan,24,penelitian,2,penelitian kualitatif,2,penelitian kuantitatif,1,penemuan,1,penerbit,10,penerbit buku,3,penerbit mayor,5,penerbitan,1,penerbitan buku,1,penerjemah,1,pengertian biografi,1,pengertian elite,1,pengertian elitisme,1,pengertian hegemoni,1,pengertian hikayat,1,pengertian hipotesis,1,pengertian hirarki,1,pengertian hotel,1,pengertian humaniora,2,pengertian konjungsi,1,pengertian kritik sastra,1,pengertian lontar,1,pengertian makalah,1,pengertian paragraf,1,pengertian pemimpin,1,pengertian pendahuluan,1,pengertian pidato,1,pengertian profesi,1,pengertian sastra,1,pengertian semantik,1,pengertian sintaksis,1,pengertian teater,1,pengertian teks anekdot,1,pengertian teks negosiasi,1,pengetahuan agama,1,pengusaha,1,penulis,22,penulis novel siti nurbaya,1,penyair,6,penyebab perceraian,1,penyunting,1,penyuntingan,1,perang,2,perang dunia,1,perang kuning,1,perbedaan bollywood dan tellywood,1,perbedaan candi budha dan hindu,1,perbedaan candi hindu dan budha,1,percaya diri,1,perempuan,1,peribahasa,3,peribahasa indonesia,2,pernikahan,3,perpanjang sim,1,perpisahan sekolah,1,perpusnas,1,perpustakaan,2,pertunjukan seni tari,1,perusahaan,2,peta indonesia,1,petik laut,1,pidato,8,pimpinan,1,pintar,1,pohon natal,1,polisemi,2,polusi udara,1,ponpes,1,pos indonesia,1,ppdb,2,ppdb 2020,2,ppdb tangerang,1,pragmatik,1,pramuka,1,prangko,1,preposisi,1,presiden,1,primbon,1,pring petuk,1,profesi,2,pronomina,1,proposal 17 agustus,1,proposal agustusan,1,prosa,1,psikologi,4,psikologi sastra,1,psikosomatis,1,psikotes online,1,puasa,2,puisi,100,puisi baru,2,puisi cinta,3,puisi lama,2,puisi prosais,1,puisi romantis,1,puisi sapardi djoko damono,1,putus sekolah,1,quotes,3,raden saleh,1,ramadan,1,Ramadhan,3,rambut,2,rampogan macan,1,rapid test,1,rasionalisme,1,Resensi,23,resensi buku,4,resensi novel,1,resep sayur lodeh,1,resign,3,reuni,1,revisi skripsi,1,rezeki,1,ridwan kamil,1,ririek adriansyah,1,riset,1,ritual,1,rokok,2,roman,2,romantis,2,rumah,5,rumpang,1,Sa'ad Bin Abi Waqqas,1,sahabat nabi,1,saham,1,sahur,1,sajak,1,sapardi djoko damono,4,sarjana,1,sastra,93,sastra indonesia,1,sastra jepang,2,sastra melayu,1,sastra melayu klasik,1,sastra nusantara,1,sastrawan,20,saudara perempuan,1,sayur lodeh,1,sd,1,sedih,1,Sehat,1,sejaraah pramuka indonesia,1,sejarah,56,sejarah budi utomo,1,sejarah dunia,1,sejarah internet,1,sejarah islam,1,sejarah lahirnya bahasa indonesia,1,sejarah nabi,1,sejarah perang dunia,1,sejarah pramuka,1,sejarah pramuka dunia,1,sekolah,25,selebgram,1,selingkuh,1,semangat belajar,1,semantik,2,semiotik,2,semiotik sastra,1,semiotika,1,seni,41,seni lukis,2,seni rupa,1,seni tari,1,seniman,2,seo,3,serpihan masa lalu,1,setia,1,siaga bencana,1,sidoarjo,1,sifat bahasa,1,sifat budaya,1,sifat cowok,1,sifat guru,1,silabus,1,silabus sma,1,silat,1,silogisme,1,silogisme positif,1,sinematografi,1,sinonim,1,sinopsis,6,sinopsis buku,1,sinopsis film,1,sinopsis novel,1,sintaksis,1,sistem pendidikan,2,siswa,6,situs budaya,1,situs lowongan kerja,1,situs psikotes,1,situs psikotes online,1,skripsi,3,slogan pendidikan,1,soal,2,soal agama,1,soal agama islam,1,soekarno,1,soft skill,2,sosial,1,sosiolinguistik,2,sosiologi,3,sosiologi sastra,1,souvenir,1,standar deviasi,1,stilistika,2,stratifikasi sosial,1,struktur artikel,1,struktur osis,1,struktur penulisan makalah,1,struktur teks anekdot,1,struktur teks eksemplum,1,suami,1,suhuf,1,sukses,10,sumba,1,sumpah pemuda,1,sungai,1,sungai terpanjang di dunia,1,surabaya,2,surat,2,surat kuasa,1,surat lamaran,2,sushi,1,susunan upacara bendera,1,Sutardji Calzoum Bachri,1,tanda tangan,1,tarawih,1,tari,2,tari seblang,1,tas,1,taubat,1,taufik ismail,1,teater,5,tebak tebakan lucu,1,teknik rumpang,1,teks,7,teks anekdot,2,teks biografi,1,teks cerita sejarah,1,teks ekemplum,1,teks eksplanasi,2,teks eksposisi,1,teks narasi,1,teks negosiasi,1,teks pidato,5,teks prosedur,1,teks rekon,1,teks sumpah pemuda,1,tekstologi,1,teman,9,teman punya masalah,1,tempat belajar,1,tempat bersejarah,1,teori,1,teori semantik,1,terapeutik,1,Terkini,44,terowongan,1,tes,3,tes kepribadian,1,tes kerja,1,tes psikotes,1,tes psikotes online,1,thailand,1,Tidur,1,tiongkok,1,tipografi,1,tipologi bahasa,1,tips,87,tips pindah rumah,1,toefl,1,toga,1,toko buku,1,toko online,1,tokoh,1,tokoh dunia,1,tokoh dunia yang putus sekolah,1,tokoh dunia yang tidak lulus kuliah,1,trading,1,tradisi,15,transhumanisme,1,traveling,2,uang,13,ucapan hari raya,1,ucapan idul adha,1,ucapan idul fitri,1,ucapan ulang tahun,3,ujian,1,ujian nasional,1,ujian skripsi,1,ulang tahun,1,umar,1,umar bin khattab,1,undangan pernikahan,2,unik,7,universitas,7,universitas padjajaran,1,unpad,2,unsur fungsional kalimat,1,unyeng unyeng,1,upacara,1,usaha,1,Van Ophuijsen,1,variasi bahasa,1,Viral,28,virus,5,virus corona,2,voc,1,wabah,2,wabah pes,1,wanita,7,wapres,1,warisan budaya,1,warna,1,wayang,1,wayang kulit,1,webtoon,1,wisata,6,wisata sejarah,1,wisuda,3,word,2,yogyakarta,1,youtube,3,zakat,1,zaman belanda,2,
ltr
item
Sastrawacana.id: Biografi Raden Saleh, Perintis Seni Lukis Modern Indonesia
Biografi Raden Saleh, Perintis Seni Lukis Modern Indonesia
Raden Saleh juga merupakan Perintis Seni Lukis Modern Indonesia yang karya lukisannya banyak dipajang museum di Eropa.
https://1.bp.blogspot.com/-I9y58lQ13Uw/XykEMYV8yYI/AAAAAAAABkk/Qfbqv5v2J6k57fP-SkOgoAyNuIU1Lu-nwCLcBGAsYHQ/s0/raden%2Bsaleh.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-I9y58lQ13Uw/XykEMYV8yYI/AAAAAAAABkk/Qfbqv5v2J6k57fP-SkOgoAyNuIU1Lu-nwCLcBGAsYHQ/s72-c/raden%2Bsaleh.jpg
Sastrawacana.id
https://www.sastrawacana.id/2020/03/biografi-raden-saleh-perintis-seni.html
https://www.sastrawacana.id/
https://www.sastrawacana.id/
https://www.sastrawacana.id/2020/03/biografi-raden-saleh-perintis-seni.html
true
6868353728205021859
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy