Sejarah Perkembangan Filologi Menurut Teori Sastra

SHARE:

Sejarah Perkembangan Filologi Ilmu filologi dipandang penting dalam menyajikan kebudayaan Yunani kuno yang sampai kini berperan dalam mempe...

filologi
Sejarah Perkembangan Filologi

Ilmu filologi dipandang penting dalam menyajikan kebudayaan Yunani kuno yang sampai kini berperan dalam memperluas dan memperdalam pengetahuan pengenai sumber ilmu pengetahuan.

Kebudayaan Yunani kuno tidak hanya berpengaruh di dunia Barat, tetapi juga di seantero dunia sehingga filologi tetap berperan dalam memperluas dan memperdalam pengetahuan mengenai sumber dari segala ilmu pengetahuan.

1. Filologi di Eropa Daratan

Ilmu filologi berkembang di kawasan kerajaan Yunani, yaitu di kota Iskandariyah di benua Afrika pantai utara.

A. Awal Pertumbuhannya

Awal sejarah filologi di kota Iskandaria oleh bangsa Yunani pada abad ke-3 S.M dengan membaca naskah Yunani lama yang mulai ditulis pada abad ke-8 S.M dalam huruf Yunani kuno (Huruf bangsa Funisia). Naskah itu berkali-kali disalin sehingga mengalami perubahan dari bentuk aslinya.

Para penggarap naskah-naskah itu dikenal dengan ahli filologi, di cetus oleh Eratosthenes. Para ahli filologi memiliki ilmu yang luas karena dalam memahami isi naskah perlu mengetahui huruf, bahasa, dan ilmu yang dikandungnya. Dan kemudian menuliskannnya kembali sehingga dapat diketahui oleh masyarakat pada waktu itu.

Metode yang digunakan untuk menelaah naskah dikenal dengan ilmu filologi. Metode taraf awal berkembang dari abad ke abad hingga kini. Para ahli menguasai ilmu dan kebudayaan Yunani lama yang dikenal dengan aliran Iskandariyah.

Naskah yang ditulis oleh para budak belian yang diperdagangkan di sekitar laut tengah ini bertujuan untuk kegiatan perdagangan. Namun sering terjadi penyimpangan karena tidak memiliki kesadaran terhadap nilai keotentikan naskah lama.

Oleh karena itu perlu adanya perbaikan yang musti dilakukan oleh ahli filologi. Kerusakan atau kekorupan bahasa terjadi karena ketidaksengajaan, bukan ahli dalam ilmu yang ditulis, atau karena keteledoran penyalin.

Sesudah Iskandariyah jatuh ke dalam kekuasaan Romawi, kegiatan filologi berpindah ke Eropa selatan, berpusat di kota Roma dengan melanjutkan filologi Yunani (meneruskan mazhab Iskandariyah) yang tetap menjadi bahan telaah utama dan bahasa Yunanai tetap digunakan.

Pada abad ke-1 perkembangan tradisi berupa pembuatan resensi terhadap naskah berkelanjutan hingga pecahnya kerajaan Romawi pada abad ke-4 menjadi kerajaan Romawi Barat dan Romawi Timur. Dan mempengaruhi perkembangan filologi selanjutnya.

B. Filologi di Romawi Barat

1). Filologi di Romawi Barat Penggarapan diarahkan kepada naskah-naskah dalam bahasa latin yang berupa puisi dan prosa, sejak abad ke-3 telah digarap secara filologi. Bahasa latin menjadi bahasa ilmu pengetahuan. Adapun telaah naskah keagamaan yang dilakukan oleh pendeta dan berakibat pada naskah Yunani yang mulai ditinggalkan, bahkan dipandang naskah yang berisikan paham jahiliyah sehingga terjadi kemunduran.

2). Filologi di Romawi Timur Telah muncul pusat-pusat teks Yunani, misalnya di Antioch, Athena, Iskandariyah, Beirut, Konstaninopel, dan Gaza. Selanjutnya berkembang menjadi perguruan tinggi. Dalam periode itu mulailah muncul tafsir pada tepi halaman naskah, disebut dengan scholia.

3). Filologi di Zaman Renaisan Renaisans di mulai dari Italia pada abad ke-13, menyebar ke negara Eropa lainnya dan berakhir pada abad ke-16. Dalam arti sempit renaisan adalah periode yang di dalamnya kebudayaan klasik diambil lagi sebagai pedoman hidup; dan dalam arti luas adalah periode yang di dalamnya rakyat cenderung kepada dunia Yunani klasik atau kepada aliran humanisme.

Pada abad ke-15 jatuhnya kerajaan Romawi Timur ke tangan bangsa Turki dan ahli filologi berpindah ke Eropa Selatan (Roma). Penemuan mesin cetak di Gitenberg (Jerman) menyebabkan perkembangn baru dalam bidang filologi.

Di Eropa, filologi diterapkan untuk telaah naskah lama nonklasik. Abad ke-19 ilmu bahasa atau linguistik berkembang menjadi ilmu yag berdiri sendiri, terpisah dari ilmu filologi. Pada abad ke-20 pengertian filologi di Eropa daratan tetap seperti semula ialah telaah teks klasik, sedangkan di kawasan Angio-Sakson berubah menjadi linguistik.

2. Filologi di Kawasan Timur Tengah

Sejak abad ke-4 kota di Timur Tengah memiliki pusat studi berbagai ilmu pengetahuan yang berasal dari Yunani, seperti Gaza, Belrut, Edessa, dan Antioch. Abad ke-5 dilanda perpecahan gerejani maka para ahli filologi berpindah ke kawasan Persia.

Dalam lembaga ini naskah Yunani diterjemahkan ke dalam bahasa Siria dan bahasa Arab. Kota Harra di Mesopotamia pernah menjadi pusat studi naskah Yunani, penduduknya yaitu Sabean, suku yang tergolong kuno dan mahir dalam bahasa Arab.

Zaman dinasi Abasiyah, dalam pemerintahan khalifah Mansur (754-775), Harun Alrasyid (786- 775), dan Makmun (809-833). Puncak perkembangan ilmu pengetahuan Yunani ada dalam pemerintakahn Makmun.

Sebelum kedatangan agama Islam Persia dan Arab memiliki karya yang terbilang mengagumkan misalnya Mu’allaqat dan Qasidah. Kegiatan meluas ke kawasan luar Negara Arab setelah Islam berkembang serta mistik Islam berkembang dengan maju di Persia, abad ke-10 hingga abad ke-11.

Meluasnya kekuasaan dinasti Umayah ke Spanyol dan Andalusia pada abad ke-8 hingga abad ke-15 menyebabkan ilmu pengetahuan Yunani yang telah diserap oleh bangsa Arab kembali masuk ke Eropa dengan baju Islam.

Abad ke-17 telaah teks klasik Arab dan Persia di eropa telah dipandang mantap, di Cambridge dan Oxford. Dan abad ke-18 didirikan pusat studi kebudayaan ketimuran oleh Sivester de Sacy dengan nama Ecole des Langues Orientales Vivantes.

Sehingga lahirlah ahli orientalis Eropa, yaitu Etienne Qutremere (1782-1857), De Slane, De Sacy (bapak para orientalis di Eropa).

3. Filologi di Kawasan Asia: India

India adalah bangsa yang dipandang memiliki cukup dokumen peninggalan masa silam seperti prasasti dan naskah-naskah. Kontak langsung dengan bangsa Yunani ada pada zaman Raja Iskandar Zurkarnain yang mengadakan perjalanan sampai ke India pada abad ke-3 S.M daerah Gadhara terdapat seni patung, bukti dari pengaruh Yunani.

Patung Buddha yang dipahat seperti patung Apollo. Perpaduan antar budaya Yunani, Hindu, Buddha, dan Jaina dinamakan kebudayaan Gadhara, dan mencapai puncaknya pada zaman raja Kaniska Kusana (ke-78 – 100).

Abad ke-1 terjadi kkontak antara India dan Cina. Ada pula yang menterjemahkan naskah-naskah India ke dalam bahasa Cina, yaitu Fa-hian, Hiuen-tsing, dan I-tsing. Kontak India dengan bangsa Persi lebih awal dari bangsa-bangsa sebelumnya.

Namun hubungan itu belum memberikan informasi yang mantap. Masuknya karya sastra India Pancatantra yang diterjemahkan ke dalam bahasa Persi. Alberuni, seorang Arab-Persi, pernah mengunjungi India pada tahun 1030 dan mempelajari naskah-naskah India untuk mengetahui kebudayaan bangsa itu.

Sampai pertengahan abad ke-19 telah banyak dilakukan telaah terhadap karya sastra klasik India. Dengan telah dilakukan studi terhadap weda dan kitab-kitab agama Buddha lainnya dari segi materi perkembangan filologi di India telah dipandang lengkap.

Semenjak tahun 1850 banyak dilakukan kajian terhadap sastra klasik India secara ilmiah, dan diterbitkan sejumlah naskah dengan kritik teks.hingga pada awal abad ke-20 daftar tersebut sudah meliputi beribu-ribu naskah.

4. Filologi di Kawasan Nusantara

Kawasan Nusantara terbagi dalam banya kelompok etnis, memiliki bentuk kebudayaan khas, tanpa meninggalkan sifat kekhasan budaya Nusantara.

1). Naskah Nusantara dan Para Pedagang Barat Hasrat mengkaji naskah Nusantara timbul dengan kehadiran bangsa barat abad ke-16. Yang mengetahui pertama naskah lama adalah para pedagang. Dan maraknya perdagangan naskah kuno. Peter Floris dan Pieter Wilemsz van el binck adalah seseorang bergerak dalam perdaangan naskah kuno. Di zaman VOC usaha mempelajari bahasa-bahasa Nusantara hampir terbatas pada bahasa Melayu.

2). Telaah Naskah Nusantara oleh Para Penginjil Sesuai dengan teori filologi, sastra lisan termasuk kajian filologi, maka diantara penginjil ada yang mengkaji sastra lisan daerah yang didatanginya, karena kelompok etnis belum mengenal huruf sehingga budayanya masih disimpan dalam sastra lisan, seperti daerah Toraja oleh. N. Adriani dan Kruijt.

3).  Kegiatan Filologi terhadap Naskah Nusantara Kehadiran NBG ke Indonesia mendorong tumbuhnya kegiatan untuk meneliti naskah-nasah Nusantara. Minat itupuun timbul pada para tenaga Belanda dan Inggris. Kajian ahli filologi bertujuan untuk menyunting, membahas serta menganalisis isinya dengan menggunakan metode intuitif atau diplomatik.

Perkembangan selanjutnya disunting dalam bentuk transliterasi huruf Latin dan berkembang lagi dalam bentuk bahasa asing terutama bahasa Belanda. Adanya telaah naskah untuk tujuan pembahasan isinya, yang ditinjau dari berbagai disiplin.

Kegiatan filologi terhadap naskah Nusantara, mendorong berbagai kegiatan ilmiah, terutama dimanfaatkan oleh disiplin humaniora dan disiplin ilmu-ilmu sosial.

Semua kegiatan itu telah memenuhi tujuan filologi, ialah melalui telaah naskah-naskah dapat membuka kebudayaan bangsa dan telaah mengangkat nili-nilai luhur yang tersimpan di dalamnya.
Nama

#cintapentiumsatu,1,adv,18,Akademis,210,alquran,27,anak,16,aplikasi,13,Artikel,341,bahasa indonesia,21,banyuwangi,6,belajar,13,Biografi,46,biografi pahlawan,5,biografi penulis,6,biografi sastrawan,13,bisnis,5,blogger,3,budaya,33,buku,14,cerpen,3,cinta,53,contoh teks pidato,6,corona,22,covid,15,covid19,9,desa penari,10,Event,3,film,13,film bagus,5,filologi,2,filsafat,3,frasa,2,friyay,2,galau,4,giias,1,gramedia,1,guru,4,hadits,3,hubungan,47,humaniora,2,ibu,3,idul fitri,3,indonesia,9,industri kreatif,2,Info Lomba,26,instagram,2,internet,2,investasi,2,islam,14,jurnal,2,Juz Amma,26,kabar pendidikan,6,kahlil gibran,3,kalimat,9,Kampus,9,kamulah pemeran utama,1,kantor,4,karya sastra,2,karyawan,9,kata,9,kata gaul,2,kata mutiara,2,kata mutiara bahasa inggris,1,kawin tangkap,1,kbbi,5,kecantikan,4,keluarga,20,kemenag,2,kemerdekaan,3,kepemimpinan,1,kepribadian,2,kerajaan,4,kerajaan islam,1,kerajaan singosari,1,kerja,37,kesederhanaan umar,1,kesehatan,8,kesenian,1,kesuksesan,1,keuangan,1,kewarganegaraan,1,kisah sahabat nabi,1,kitab,1,kkn,1,kkn desa penari,9,kkn hantu,9,kkn horor,10,kkn mistis,9,klausa,1,knock knock,1,kode,1,kodikologi,1,kolonial belanda,1,komik,2,komponis,1,komunikasi,3,komunikasi antar budaya,1,konjungsi,1,konsep berpikir sastra,1,konsonan rangkap,1,kontes menulis novel,1,konversi,1,korea,4,korupsi,1,kosakata,5,kosmetik,1,kota,1,kpop,1,kreatif,1,krisis,1,krisis ekonomi,1,kritik,2,kritik sastra,2,kucing,3,kuis,1,kuliah,16,kuliah sastra,1,kuliner,7,kumpulan puisi,1,kurban,1,kurikulum,1,lagu,2,lagu perpisahan,1,lagu perpisahan sekolah,1,lamaran kerja,2,latihan psikotes,1,lawas,1,ldr,3,leksikal,1,leonardo da vinci,1,lifestyle,93,Lindu,1,linguistik,9,liputan,2,literasi,1,lomba,16,lomba 2020,2,lomba blog,1,lomba cerpen,1,lomba menulis,9,lomba menulis 2019,1,lomba menulis 2020,1,lomba novel,1,lomba nulis,1,lomba puisi,3,lontar,1,lotus feet,1,lowongan kerja,1,lucu,5,lulus,1,lulusan sastra,1,madura,1,mahasiswa,19,mahasiswa baru,1,mahasiswa lama,1,mahasiswa stres,1,majas,5,majas metafora,1,majas personifikasi,1,makalah,1,makan,1,makan anggur,1,makanan,4,makna sukses,1,malware,1,mambaca,1,manfaat cinta,1,manfaat dongeng,1,manfaat hipotesis,1,manfaat main game,1,manfaat menulis,1,manfaat pendidikan,1,manfaat rokok,1,mantan,2,manusia purba,1,mas pur,1,masa penjajahan,2,masa penjajahan belanda,3,masker,1,masyarakat,1,masyarakat madani,1,maulana affandi,1,medis,1,membaca,1,membaca cepat,1,membandingkan,1,mendapatkan ipk tinggi,1,mendikbud,3,mengatur keuangan,2,menggigit kuku,1,menikah,8,menikah dengan janda,1,meninggal,1,meningkatkan ipk,1,menteri,1,Menulis,6,menurut para ahli,65,merdeka,2,mertua,3,metode penelitian,1,microsoft,1,microsoft excel,1,milenial,1,mimpi,3,mimpi anggur,1,mimpi hamil,1,mimpi hamil menurut islam,1,mistis,2,mitos,14,mochtar lubis,1,model,2,morfologi,1,motivasi,7,motivasi semangat belajar,1,move on,2,mpls,1,mukbang,1,mumi,1,murid,1,museum,1,museum sandi,1,musik,6,Musik dan Film,12,musikalisasi puisi,1,musisi,1,muslim,3,nadiem,2,nadiem makarim,2,najis,1,naskah,3,naskah drama,1,negara,3,negara berkembang,1,negara maju,1,nh dini,1,nikah,14,nilai nilai pancasila,1,non fiksi,1,novel,16,nusantara,1,objek studi sosiologi,1,ogoh ogoh,1,olimpiade,1,online,13,onomatope,1,oposisi,1,oposisi biner,1,orang kaya yang tidak kuliah,1,orang tua,1,organisasi,2,organisasi budi utomo,1,origami,1,osis,1,osis sma,1,osis smp,1,pabrik tas,1,pabrik tas di bandung,1,pacar,27,pacar cemburuan,1,pacar pemarah,1,pacar penulis,1,pagelaran seni tari,1,pahlawan,7,palang merah,1,pameran,1,pancasila,1,pandemi,13,panjat pinang,1,pansos,3,pantai,1,pantomim,2,pantun,5,pantun gombal,1,pantun jenaka,1,papua,2,paragraf,6,paragraf argumentasi,1,paragraf deduktif,1,paragraf deskripsi,1,paragraf eksposisi,1,paragraf ineratif,1,paragraf narasi,1,paragraf persuasi,1,pariwisata,1,pasangan,9,pasar seni,1,patung,1,patung tertinggi,1,pbb,1,pdf,1,pdkt,1,pejuang skripsi,1,pekerjaan,1,pelapak,1,peliharaan,1,pelukan,1,pelukis,1,pembeli online,1,pembukaan pidato,1,pemimpin,2,pencemaran udara,1,pencucian uang,1,pendahuluan,1,pendidikan,24,penelitian,2,penelitian kualitatif,2,penelitian kuantitatif,1,penemuan,1,penerbit,10,penerbit buku,3,penerbit mayor,5,penerbitan,1,penerbitan buku,1,penerjemah,1,pengertian biografi,1,pengertian elite,1,pengertian elitisme,1,pengertian hegemoni,1,pengertian hikayat,1,pengertian hipotesis,1,pengertian hirarki,1,pengertian hotel,1,pengertian humaniora,2,pengertian konjungsi,1,pengertian kritik sastra,1,pengertian lontar,1,pengertian makalah,1,pengertian paragraf,1,pengertian pemimpin,1,pengertian pendahuluan,1,pengertian pidato,1,pengertian profesi,1,pengertian sastra,1,pengertian semantik,1,pengertian sintaksis,1,pengertian teater,1,pengertian teks anekdot,1,pengertian teks negosiasi,1,pengetahuan agama,1,pengusaha,1,penulis,22,penulis novel siti nurbaya,1,penyair,6,penyebab perceraian,1,penyunting,1,penyuntingan,1,perang,2,perang dunia,1,perang kuning,1,perbedaan bollywood dan tellywood,1,perbedaan candi budha dan hindu,1,perbedaan candi hindu dan budha,1,percaya diri,1,perempuan,1,peribahasa,3,peribahasa indonesia,2,pernikahan,3,perpanjang sim,1,perpisahan sekolah,1,perpusnas,1,perpustakaan,2,pertunjukan seni tari,1,perusahaan,2,peta indonesia,1,petik laut,1,pidato,8,pimpinan,1,pintar,1,pohon natal,1,polisemi,2,polusi udara,1,ponpes,1,pos indonesia,1,ppdb,2,ppdb 2020,2,ppdb tangerang,1,pragmatik,1,pramuka,1,prangko,1,preposisi,1,presiden,1,primbon,1,pring petuk,1,profesi,2,pronomina,1,proposal 17 agustus,1,proposal agustusan,1,prosa,1,psikologi,4,psikologi sastra,1,psikosomatis,1,psikotes online,1,puasa,2,puisi,100,puisi baru,2,puisi cinta,3,puisi lama,2,puisi prosais,1,puisi romantis,1,puisi sapardi djoko damono,1,putus sekolah,1,quotes,3,raden saleh,1,ramadan,1,Ramadhan,3,rambut,2,rampogan macan,1,rapid test,1,rasionalisme,1,Resensi,23,resensi buku,4,resensi novel,1,resep sayur lodeh,1,resign,3,reuni,1,revisi skripsi,1,rezeki,1,ridwan kamil,1,ririek adriansyah,1,riset,1,ritual,1,rokok,2,roman,2,romantis,2,rumah,5,rumpang,1,Sa'ad Bin Abi Waqqas,1,sahabat nabi,1,saham,1,sahur,1,sajak,1,sapardi djoko damono,4,sarjana,1,sastra,93,sastra indonesia,1,sastra jepang,2,sastra melayu,1,sastra melayu klasik,1,sastra nusantara,1,sastrawan,20,saudara perempuan,1,sayur lodeh,1,sd,1,sedih,1,Sehat,1,sejaraah pramuka indonesia,1,sejarah,56,sejarah budi utomo,1,sejarah dunia,1,sejarah internet,1,sejarah islam,1,sejarah lahirnya bahasa indonesia,1,sejarah nabi,1,sejarah perang dunia,1,sejarah pramuka,1,sejarah pramuka dunia,1,sekolah,25,selebgram,1,selingkuh,1,semangat belajar,1,semantik,2,semiotik,2,semiotik sastra,1,semiotika,1,seni,41,seni lukis,2,seni rupa,1,seni tari,1,seniman,2,seo,3,serpihan masa lalu,1,setia,1,siaga bencana,1,sidoarjo,1,sifat bahasa,1,sifat budaya,1,sifat cowok,1,sifat guru,1,silabus,1,silabus sma,1,silat,1,silogisme,1,silogisme positif,1,sinematografi,1,sinonim,1,sinopsis,6,sinopsis buku,1,sinopsis film,1,sinopsis novel,1,sintaksis,1,sistem pendidikan,2,siswa,6,situs budaya,1,situs lowongan kerja,1,situs psikotes,1,situs psikotes online,1,skripsi,3,slogan pendidikan,1,soal,2,soal agama,1,soal agama islam,1,soekarno,1,soft skill,2,sosial,1,sosiolinguistik,2,sosiologi,3,sosiologi sastra,1,souvenir,1,standar deviasi,1,stilistika,2,stratifikasi sosial,1,struktur artikel,1,struktur osis,1,struktur penulisan makalah,1,struktur teks anekdot,1,struktur teks eksemplum,1,suami,1,suhuf,1,sukses,10,sumba,1,sumpah pemuda,1,sungai,1,sungai terpanjang di dunia,1,surabaya,2,surat,2,surat kuasa,1,surat lamaran,2,sushi,1,susunan upacara bendera,1,Sutardji Calzoum Bachri,1,tanda tangan,1,tarawih,1,tari,2,tari seblang,1,tas,1,taubat,1,taufik ismail,1,teater,5,tebak tebakan lucu,1,teknik rumpang,1,teks,7,teks anekdot,2,teks biografi,1,teks cerita sejarah,1,teks ekemplum,1,teks eksplanasi,2,teks eksposisi,1,teks narasi,1,teks negosiasi,1,teks pidato,5,teks prosedur,1,teks rekon,1,teks sumpah pemuda,1,tekstologi,1,teman,9,teman punya masalah,1,tempat belajar,1,tempat bersejarah,1,teori,1,teori semantik,1,terapeutik,1,Terkini,44,terowongan,1,tes,3,tes kepribadian,1,tes kerja,1,tes psikotes,1,tes psikotes online,1,thailand,1,Tidur,1,tiongkok,1,tipografi,1,tipologi bahasa,1,tips,87,tips pindah rumah,1,toefl,1,toga,1,toko buku,1,toko online,1,tokoh,1,tokoh dunia,1,tokoh dunia yang putus sekolah,1,tokoh dunia yang tidak lulus kuliah,1,trading,1,tradisi,15,transhumanisme,1,traveling,2,uang,13,ucapan hari raya,1,ucapan idul adha,1,ucapan idul fitri,1,ucapan ulang tahun,3,ujian,1,ujian nasional,1,ujian skripsi,1,ulang tahun,1,umar,1,umar bin khattab,1,undangan pernikahan,2,unik,7,universitas,7,universitas padjajaran,1,unpad,2,unsur fungsional kalimat,1,unyeng unyeng,1,upacara,1,usaha,1,Van Ophuijsen,1,variasi bahasa,1,Viral,28,virus,5,virus corona,2,voc,1,wabah,2,wabah pes,1,wanita,7,wapres,1,warisan budaya,1,warna,1,wayang,1,wayang kulit,1,webtoon,1,wisata,6,wisata sejarah,1,wisuda,3,word,2,yogyakarta,1,youtube,3,zakat,1,zaman belanda,2,
ltr
item
Sastrawacana.id: Sejarah Perkembangan Filologi Menurut Teori Sastra
Sejarah Perkembangan Filologi Menurut Teori Sastra
https://1.bp.blogspot.com/-SVcm4Z1LeoU/Xy6hJE9l3_I/AAAAAAAACfg/fF6urbssLs0opFNh8pOJ4_8r0H3QJKt8ACLcBGAsYHQ/w640-h508/filologi.JPG
https://1.bp.blogspot.com/-SVcm4Z1LeoU/Xy6hJE9l3_I/AAAAAAAACfg/fF6urbssLs0opFNh8pOJ4_8r0H3QJKt8ACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h508/filologi.JPG
Sastrawacana.id
https://www.sastrawacana.id/2019/02/sejarah-perkembangan-filologi-menurut.html
https://www.sastrawacana.id/
https://www.sastrawacana.id/
https://www.sastrawacana.id/2019/02/sejarah-perkembangan-filologi-menurut.html
true
6868353728205021859
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy