Header Ads Widget

Biografi Danarto - Sastrawan dan Penulis Senior di Indonesia

Biografi Singkat Danarto


Danarto adalah seorang penulis dan sastrawan Indonesia yang terbilang cukup senior. Salah satu karyanya yang terkenal adalah kumpulan cerpen, Godlob.

Kumpulan cerpennya yang lain seperti Adam Ma'rifat yang memenangkan Hadiah Sastra 1982 Dewan Kesenian Jakarta. Tahun 2009 Danarto menerima Ahmad Bakrie Award untuk bidang kesusasteraan.

Danarto sendiri lahir di Sragen, Jawa Tengah, pada 27 Juni 1941.

Ayahnya, Djakio Hardjosoewarno berprofesi sebagai buruh pabrik gula Modjo menikah dengan Siti Aminah, seorang pedagang eceran batik.

Mereka dikaruniai lima orang anak, Danarto adalah nomor empat. Kemudian, Danarto menikah dengan seorang psikolog, Siti Zainab Luxfiati pada 1 Januari 1986.

Setelah menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Dasar (SD), ia melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP), lalu Sekolah Menengah Atas (SMA) bagian Sastra di Solo, Jawa Tengah.

Lalu, pada tahun 1958--1961 Danarto belajar di Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) Yogyakarta jurusan Seni Lukis.

Di kampus itulah Danarto aktif dalam Sanggar Bambu pimpinan pelukis Sunarto Pr dan ikut mendirikan Sanggar Bambu Jakarta.

Awal mula karirnya, pada tahun 1979-1985 Danarto bekerja di majalah Zaman.

Baca juga: Biografi Marah Roesli (Penulis Novel Siti Nurbaya)

Kemudian, tahun 1976 Danarto mengikuti International Writing Program di Universitas Iowa, Iowa City, Amerika Serikat di usianya yang masih muda.

Tidak berhenti sampai situ, pada tahun 1983 Danarto menghadiri Festival Penyair Internasional di Rotterdam, Belanda.

Danarto juga pernah bergabung dalam Teater Sardono, yang tersohor sampai ke Eropa Barat dan Asia, pada tahun 1974.

Dia memiliki pengalaman segudang, selain dalam pameran Kanvas Kosong (1973) ia juga berpameran puisi konkret (1978).

Namun sayangnya segudang prestasi itu tidak sebanding dengan kisah rumah tangganya. Rumah tangga Danarto berlangsung lebih kurang 15 tahun saja dengan psikolog cantik itu.

Hidup Danarto dipenuhi dengan pengalaman memukau, baik di dalam negeri dan di luar negeri.

Selain sebagai sastrawan, ia dikenal juga sebagai pelukis yang telah melahirkan beberapa karya.

Sebagai pelukis, ia pernah mengadakan pameran di beberapa kota dengan dibantu oleh rekan sejawat.

Baca juga: Biografi Abdullah Idrus (Sastrawan Indonesia Angkatan 45)

Karya Danarto



  • Asmaraloka (1999)

  • Kumpulan Cerpen

  • Godlob (1975)

  • Adam Ma’rifat (1982)

  • Berhala (1987)

  • Orang Jawa Naik Haji, catatan perjalanan ibadah haji (1984)

  • Gergasi (1993)

  • Setangkai Melati di Sayap Jibril, kumpulan cerpen, (2000)

  • Setangkai Melati di Sayap Zibril (2001)

  • Kacapiring, (2008)

  • Drama

  • Obrok Owok-Owok, Ebrek Ewek-Ewek (1976)

  • Bel Geduwel Beh (1976)

  • Kumpulan Esai

  • Gerak-Gerak Allah (1996)