Header Ads Widget

6 Perbedaan Hidup di Kota dan di Desa, Kamu Pilih yang Mana?


Setiap orang pasti memiliki tempat tinggal untuk hidup, karena tempat tinggal merupakan kebutuhan pokok selain makanan dan pakaian.

Ada yang memilih hidup di desa dan adapula yang lebih setia untuk tinggal di desa. Tentu saja ada perbedaan darikedua tempat tersebut.

Perbedaan Hidup di Kota dan di Desa

Untuk mengetahui perbedaan hidup di kota dan di desa, simak informasinya berikut ini.

1. Lingkungan

Ada istilah yang mengatakan bahwa hidup di desa lebih sehat dibanding di kota. Memang benar, sebab ada perbedaan lingkungan antara di desa dan di kota. Lingkungan pedesaan bisa dikatakan lebih bersih, bebas polusi, dan lebih menyatu pada alam.

Setiap hari, kita bisa menghirup udara segar tanpa tercemari oleh polusi sehingga tingkat kesehatan tubuh selama hidup di desa semakin meningkat.

Sementara, di kota sangat padat kendaraan sehingga polusi udara di mana-mana. Bangunan tinggi dan padat, membuat napas terasa sesak. Selain itu, tidak ada pemandangan alam yang kadang membuat kejenuhan semakin meningkat.

2. Kegiatan Ekonomi

Karena lingkungan pedesaan masih bergantung pada alam, sehingga membuat kegiatan ekonomi mereka lebih banyak bergerak di dalam bidang agraris atau pertanian.

Sedangkan kegiatan ekonomi di perkotaan lebih maju, misalkan dengan bekerja di kantoran, pabrik, membangun usaha sendiri dengan mengandalkan teknologi, dan masih banyak lainnya.

3. Adat, Budaya, dan Agama

Kehidupan masyarakat di desa masih sangat menjunjung tinggi adat, budaya dan agama. Mereka masih sering mengadakan upacara adat di setiap peringatan penting. Selain itu, dalam hal keagamaan, mereka sering mengadakan kegiatan bersama. Salah satu contohnya adalah pengajian rutin.

Sementara, masyarakat perkotaan lebih mementingkan pekerjaan dan hanya melakukan kegiatan ibadah di rumah peribadatan seperti masjid, gereja, dan lainnya.

4. Kehidupan Sosial

Perbedaan mencolok antara masyarakat yang hidup di desa dengan di kota adalah dari kehidupan sosialnya. Mengapa? Karena masyarakat yang hidup di desa lebih mementingkan kepentingan bersama.

Mereka lebih suka bergotong royong dalam melakukan sesuatu. Selain itu, mereka juga suka bersilaturahmi ke rumah tetangga dan menjalin hubungan yang lebih akrab.

Sedangkan masyarakat yang hidup di kota lebih suka melakukan segala sesuatunya sendiri, bisa dikatakan mereka seperti orang yang anti sosial.

5. Pola Pikir

Bisa dikatakan bahwa masyarakat yang hidup di desa kalah dalam hal pola pikir dengan masyarakat yang hidup di kota.

Pasalnya, pola pikir masyarakat perkotaan lebih rasional dan lebih maju dibanding dengan masyarakat pedesaan.

Hal ini bisa jadi disebabkan oleh kemajuan teknologi yang belum tersentuh oleh masyarakat pedesaan dan juga pendidikan yang lebih rendah.

6. Kepadatan Penduduk

Dan yang terakhir adalah mengenai kepadatan penduduk. Seperti diketahui, perkotaan adalah tempat singgah orang-orang yang berasal dari berbagai macam daerah. Jadi wajar saja jika perkotaan lebih padat penduduk bila dibandingkan dengan desa.

Sehingga ketika kita harus membiasakan diri untuk berdesak-desakan dengan orang lain karena pertumbuhan penduduk di perkotaan terus mengalami peningkatakn yang signifikan.

Nah, itulah beberapa perbedaan hidup di kota dan desa. Bagaimana, apakah sudah menentukan pilihan?