Peluang Usaha Online di Tahun 2021 Yang Buat Kamu Cepat Kaya!

SHARE:

Demam online saat ini seakan sudah tidak dapat dibendung lagi, terbukti dengan meningkatnya jumlah pengguna internet yang semakin membludak

bisnis online

Demam online saat ini seakan sudah tidak dapat dibendung lagi, terbukti dengan meningkatnya jumlah pengguna internet yang semakin membludak. Menurut hasil survei dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), di tahun 2020 pengguna internet mengalami peningkatan drastis hingga mencapai 196,7 juta orang atau sekitar 73,7 persen dari jumlah keseluruhan penduduk Indonesia.

Jumlah pengguna tersebut diperkirakan naik sekitar 25,5 juta dari tahun sebelumnya. Lantas bagaimana perkembangannya di tahun 2021 ini? Tentu saja semakin meninggi dan diperkirakan akhir tahun 2021, pengguna internet naik menjadi 80 persen.

Tingginya lonjakan pengguna internet tersebut dikarenakan penetrasi digital yang didukung dengan infrastruktur internet serta teknologi yang semakin merata. Distribusi smartphone sangat cepat merata hingga ke pelosok negeri, menjangkau yang selama ini tak tersentuh oleh teknologi.

Ditambah lagi, adanya pandemi Covid-19 membuat hampir semua aktivitas beralih ke online, termasuk dalam hal pendidikan sekalipun. Bisa dilihat, pemerintah sendiri mengeluarkan aturan untuk sekolah via daring yang secara tidak langsung mengharuskan setiap siswa memiliki smartphone masing-masing.

Ini membuktikan bahwa perkembangan zaman telah mencapai fase klimaks yang berhasil menggeser kebiasaan konvensional menjadi ranah digital. Apakah dunia industri juga terdampak dari peningkatan pengguna internet tersebut?

Seperti peribahasa yang berbunyi “Bumi Berputar, Zaman Beredar.”  Siapa yang bisa menjamin jika kehidupan akan selalu statis, sedang bumi selalu berputar pada porosnya? Tentu saja keadaan zaman selalu berubah dan sekarang kita masuk dalam zaman digital yang seolah tidak ada jalan keluar.

Mau tidak mau, suka tidak suka, kita sudah terbelenggu di dalam modernisasi digital. Mau lari ke mana? Satu-satunya yang bisa kita lakukan adalah bersahabat dengan digital. Itu mutlak, jika tidak ingin tergerus zaman.

Tidak sedikit perusahaan konvensional tetap saklek dengan prinsip yang seolah “memusuhi” internet, hingga akhirnya tersisih, terhimpit oleh perusahaan-perusahaan lain yang “legowo” dengan hadirnya internet. Bahkan, perusahaan konvensional yang sudah merambat ke online pun belum tentu mendapati jalan manis, banyak yang akhirnya mandek dikarenakan kurang inovasi dan membaca ketertarikan masyarakat digital.

Dalam buku The Medici Effect (54: 2004), Frans Johansson menyebutkan jika konvergensi ilmu pengetahuan dan lompatan penggunaan komputer−memunculkan lebih banyak titik-temu daripada sebelumnya. Artinya, penulis sudah menafsirkan jika hadirnya teknologi dan internet akan memberikan ledakan-ledakan perspektif nilai baru dalam dunia pekerjaan.

Jadi, secara gamblang bisa disimpulkan jika sudah seharusnya kita untuk kreatif menciptakan inovasi-inovasi digital demi menciptakan “Peluang Usaha Online Tahun 2021”

Lantas, peluang usaha online apa yang paling menjanjikan di tahun 2021 ini?

uang online
photo: pixabay

Sebelum kita membahas lebih dalam, alangkah baiknya jika kita sedikit melihat histori atau perjalanan bisnis online dari tahun ke tahun. Dengan melihat alurnya, kita akan lebih mudah melihat inovasi dan menentukan titik temu dalam menciptakan peluang usaha.

Pertama, mari kita melihat sejarah toko online. Jika kita menganggap toko online atau marketplace merupakan hal baru dalam dunia digital, maka itu sedikit keliru. Pasalnya, internet pertama kali masuk di Indonesia pada tahun 90-an dan sepuluh tahun kemudian (tahun 2000-an), mulai bermunculan toko-toko online. Pada saat itu sebenarnya sudah banyak toko online, hanya saja belum banyak yang tahu, mengingat pengguna internet masih sangat minim.

Kemudian, bisnis online yang berbasis aplikasi media sosial. Anggap saja saat ini rajanya adalah Facebook yang mengakuisisi beberapa nama besar, salah satunya WhatsApp. Dulu, sudah ada aplikasi semacam ini, diantaranya: mIRC (2000), Friendster (2002), Yahoo Messenger, MySpace, Foursquare, dan masih banyak lagi. Semua aplikasi tersebut kini bagai lenyap ditelan internet hingga menyisakan konsep dan kenangan yang kemudian dipelajari oleh pemain baru.

Kemudian, pernah ramai juga perbincangan soal Affiliate Marketer atau program afiliasi. Banyak blogger yang akhirnya memutuskan untuk menjadi Affiliate Marketer untuk menambah uang saku. Jika konsisten dan rezeki, uang saku satu baju tidak akan cukup untuk menyimpan penghasilan dari Affiliate Marketer. Banyak perusahaan ternama menjanjikan program afiliasi terbaik untuk menjaring pasar lebih luas. Dan hasilnya pun cukup menjanjikan.

toko online
photo: pixabay

Kemudian, kita juga mengenal sistem B2B (Business to Business), B2C (Business to Consumer), dan C2C (Customer to Customer). Jika masih asing, mari kita bahas sedikit saja.

  • B2B (Business to Business) adalah model penjualan antara pelaku bisnis dengan pelaku bisnis lainnya. Misalnya kita jualan bahan makanan ke rumah makan, atau menjual bahan pakaian ke toko baju.
  • B2C (Business to Consumer) adalah model penjualan antara pelaku bisnis ke konsumen. Bisnis ini cukup familiar di kehidupan sehari-hari. Misalnya, jual makanan, jual minuman, buku, dan sebagainya yang langsung ke konsumen.
  • C2C (Customer to Customer) adalah model penjualan antara konsumen ke konsumen lainnya. Konsep ini masih berlaku hingga sekarang, di mana konsumen membeli produk di sebuah marketplace, kemudian menjualnya kembali kepada konsumen lainnya. Dewasa ini, banyak yang mengistilahkannya sebagai dropshipper atau reseller.

Kemudian, ada juga model bisnis online yang fokus kepada trafik atau kumpulan masa. Semakin banyak orang yang dikumpulkan, maka semakin banyak pula meraup penghasilan, misalnya kelas online, webinar, dan semacamnya. Bisnis ini masih eksis hingga sekarang.

Dari sedikit contoh kilas balik industri online di Indonesia tersebut, kemudian peluang bisnis apa yang paling menjanjikan di tahun 2021?

Jika kita menggali informasi di internet tentang bisnis online, maka akan banyak artikel bermunculan yang bisa kita jadikan inspirasi. Tentu semuanya baik dan bisa dilakukan. Namun, pada artikel ini, kita akan membahas dua peluang usaha online secara detail beserta formula strategi yang jarang dibincangkan, berkiblat dari kilas balik perkembangan bisnis online di Indonesia.

1. INDUSTRI KREATIF DIGITAL

kreatif
photo: pexels

Industri kreatif digital adalah sebuah industri atau usaha yang menggunakan kreativitas sebagai modal utama dalam bekerja. Dewasa ini, begitu banyak UMKM bermunculan yang menawarkan segudang produk dengan kelebihan masing-masing. Mereka terlalu sibuk dengan produk, sehingga kadang tidak sempat memikirkan promosi.

Ingat, perusahaan akan tetap berjalan jika produk terjual. Penjualan pun tergantung dari promosi yang dilakukan. Semakin baik promosinya, maka semakin baik pula hasil serapan/penjualan. Ketika mereka pelaku usaha tidak sempat atau tidak punya sumber daya untuk melakukan promosi digital, kita hadir sebagai solusinya.

“Kita memiliki inovasi dan pengetahuan tentang digital, mereka punya produk. Klop!”

Usaha kreatif digital bisa mencakup sistem B2B, B2C, dan C2C. Banyak perusahaan yang membutuhkan kita, sedangkan kompetisi masih ringan karena belum terlalu banyak yang bermain di area ini. Adapun servis atau pelayanan yang kita berikan adalah:

A. Jasa kelola sosial media (Facebook, Instagram, Twitter, Tiktok, dan sebagainya)

B. Jasa tulis artikel, narasi, script Youtube, deskripsi produk, dan sebagainya.

C. Jasa pembuatan website dan maintenance.

A. Jasa Kelola Sosial Media

desain foto
Photo: pexels

Kemungkinan besar perusahaan akan tertarik dengan penawaran kita. Secara hitung-hitungan, mereka bisa lebih efisien menekan pengeluaran jika menggunakan pihak ketiga. Misalnya dalam jasa kelola sosial media kita hanya mematok harga 1.500.000 per bulan dengan layanan sebagai berikut:

  • 1 kali posting feed setiap hari di Instagram, Facebook, Twitter, Tiktok.
  • Pembuatan caption semenarik mungkin dengan kalimat naratif.
  • Optimasi hastag potensial untuk menjangkau pasar lebih luas.
  • Membalas DM atau pesan masuk di sosial media.
  • Membuat konten-konten promosi.

Dengan beberapa jobdesk di atas, sebuah perusahaan setidaknya butuh 3 karyawan (desainer, penulis, dan admin). Jika anggap saja per karyawan digaji 2.500.000 per bulan, maka perusahaan setidaknya membutuhkan 2.500.000 x 3 = 7.500.000/bulan untuk melakukan promosi tersebut. Kita hadir memberi solusi hanya dengan harga 1.500.000 saja. Cukup menggiurkan, bukan?

Eits, tapi itu belum selesai. Tentu jika hanya bermain di wilayah tersebut, profit yang kita dapat sangat kecil, belum lagi dibagi dengan tim kreatif lainnya. Setidaknya, sebagai langkah awal kita beri sebuah penawaran menarik terlebih dahulu.

Jika perusahaan rekanan mulai menggunakan jasa kita, maka bisa kita “racuni” dengan formula-formula selanjutnya, misal: jasa kelola marketplace, pembuatan website, penulisan artikel, optimasi Ads (iklan). Kita bisa mencari profit lebih besar dari sana.

Kalaupun rekanan tidak bisa “diracuni” dengan formula selanjutnya, maka kita bisa bermain kuantitas. Cari perusahaan rekanan sebanyak-banyaknya (sesuai kemampuan sumber daya manusia).

Lantas, bagaimana jika kita tidak bisa melakukan semua pekerjaan tersebut?

Hei! Saat ini kita hidup di era digital yang mana semuanya serba klik! Anggap saja kita tidak bisa desain feed sosial media. Tinggal klik, cari. Nego dengan harga yang wajar dan tidak ada yang dirugikan. Sering terjadi, orang-orang berbakat masih pengangguran karena sulitnya mencari pekerjaan. Dengan begitu, kita pekerjakan mereka dengan sistem paruh waktu. Jadi, tidak terikat dan tidak perlu membayar bulanan (dibayar jika ada job saja).

B. Jasa Tulis Artikel

artikel google
photo: pixabay

Pernah dengar tentang SEO? Kalau belum, kita lewati saja karena kita tidak sedang membahas masalah itu. Intinya, banyak perusahaan berlomba-lomba agar produk yang mereka jual nangkring di halaman utama Google. Perlu diingat, Google saat ini ibarat kunci utama suksesnya sebuah perusahaan.

Produk-produk yang kita jual selayaknya harus bisa mendapat hati Google agar direkomendasikan. Setiap hari ada miliaran orang yang mencari informasi lewat Google. Tentu itu secara global dan dibagi berdasarkan niche masing-masing. Anggap saja kita punya rekanan bisnis rumah makan atau restoran di Jakarta. Setidaknya, ada 1 juta orang mencari informasi rumah makan atau restoran di jakarta setiap hari melalui Google.

Dari 10 persen saja, maka ada 100.000 orang yang berhasil kita jaring hanya melalui artikel. Dari 100.000 orang tersebut, anggap saja 10 persen mengunjungi restoran, maka pemilik restoran akan kegirangan. Tentu penawaran tersebut cukup menggiurkan bagi pemilik restoran.

Kemudian, dengan artikel, kita juga bisa memberikan informasi terbaru tentang perusahaan rekanan. Misalnya perusahaan rekanan mengeluarkan produk baru, maka artikel berfungsi sebagai informasi yang akan dibaca oleh konsumen secara langsung.

C. Jasa Pembuatan Website dan Maintenance

programer
photo: pixabay

Kemudian, kita pun bisa membangun relasi sistem B2B kepada beberapa perusahaan yang berhubungan, salah satunya adalah penyedia domain dan hosting. Karena layanan kita adalah membuat website, maka kita akan terus menjalin hubungan dengan penyedia domain dan hosting. Anggap saja kita mempercayakannya kepada Exabytes Indonesia, maka tentu kita akan mendapat hak-hak eksklusif dan promo yang menguntungkan untuk usaha kita.

Umumnya, jasa pembuatan website hanya butuh 1 hosting untuk menampung puluhan website klien. Sedangkan kita tetap memasukkan harga hosting ke dalam invoice. Itu artinya, ada profit-profit lain yang bisa kita optimalkan dari industri kreatif digital ini.

Bicara tentang rentang harga, tentu bervarian, sesuai spesifikasi, pemesan, dan lokasi. Ingat, pemesan dan lokasi juga harus diperhitungkan juga. Jika kita hidup di desa, maka jangan beri harga kota. Mereka yang belum terliterasi tentang website akan menganggap kita “gila dunia”.

Tapi, ada pengecualian. Jika di wilayah desa ada perusahaan ternama yang menaruh kantor cabang di sana, maka kita bisa beri penawaran dengan harga kota. Sebab, perusahaan ternama akan menganggap kita tidak profesional jika memberikan harga di bawah standar. Jadi, pelajari aspek-aspek tersebut karena cukup penting dalam penentuan harga.

2. USAHA PENERBITAN BUKU

penerbit buku
photo: pixabay

Setelah kita membahas panjang lebar mengenai industri kreatif digital, maka kali ini kita akan membahas tentang usaha yang berlandaskan selera dan minat. Buku adalah benda yang tak akan pernah ada matinya. Sampai kapanpun, buku akan selalu ada.

Mungkin kita sering mendengar jika belakangan ini minat baca mulai menurun, sehingga sedikit minat untuk terjun ke usaha penerbitan, apalagi jual buku. Padahal, kalau kita lebih bijak, harusnya kita menggali, mencari informasi kenapa minat baca bisa turun.

Menurut berbagai sumber yang dihimpun, minat baca menurun dikarenakan banyak faktor, beberapa yang paling mempengaruhi adalah harga buku dan tidak meratanya toko buku di beberapa wilayah sehingga terbentur jarak dan ongkir.

Ingat, sebelum mulai usaha, kita harus mengetahui problem, kemudian mencari solusinya. Setelah kita tahu penyebab menurunnya minat baca, maka kita harus memperbaiki, bukan malah menghindari.

Kembali lagi ke masalah buku. Penerbitan yang dimaksud di sini adalah skala mayor dan minor, kita bisa masuk keduanya. Sebelum dibahas, mari kita ketahui dulu apa bedanya penerbit mayor dan penerbit minor.

Penerbit mayor adalah penerbit besar yang bukunya diidstribusikan ke toko buku seperti Gramedia. Sedangkan penerbit mayor adalah penerbit kecil yang bukunya hanya dijual melalui online.

Untuk menembus penerbit mayor tidak mudah karena ketatnya persaingan. Dari 100 penulis, yang naskahnya diterima tidak lebih dari 10. Anggap saja 10 penulis. Kemudian, 90 penulis bagaimana nasibnya?

Masuklah kita memberi solusi. Hadir sebagai penerbit minor yang siap menerbitkan karya mereka tanpa seleksi, tentu dengan sedikit biaya. Kebanyakan dari mereka yang gagal, akan melakukan berbagai cara agar naskah diterbitkan menjadi buku, meski harus merogoh kocek sekalipun. Ini bisa jadi ladang bisnis untuk kita.

Namun, titik penekanannya bukanlah dari segi mayor atau minor. Tapi lebih kepada serapan buku tersebut. Mengingat kita sudah hidup di era digital, maka kita harus beralih menjadi penerbit digital juga.

baca ebook
photo: pixabay

Kita memberi solusi bagi mereka yang ingin membeli buku, tapi terkendala ongkir, yaitu dengan menjual e-book. Menerbitkan e-book nyaris tak bermodal, jika kita bisa melakukannya seorang diri (editing, layout, cover). Kalaupun tidak bisa, kita tinggal klik saja! Diingatkan kembali, kita tak sulit mencari pekerja di era digital.

Industri ini cukup berkaitan dengan industri kreatif digital yang kita bahas sebelumnya. Tetap, kita membutuhkan netizen untuk meramaikan usaha kita. Adapun formulanya sebagai berikut:

  • Sebelum membuka penerbitan, kita bangun sosial media terlebih dahulu.
  • Sosial media bisa bermain niche/topik seputar sastra, kata-kata, puisi, cinta, ataupun kutipan-kutipan.
  • Jaring sebanyak-banyaknya followers dengan rutin memberikan postingan terbaik.
  • Setelah sosial media dirasa kuat, maka kita bisa trial atau mencoba posting jualan buku cetak/e-book.
  • Silakan dilihat hasilnya, kita akan disibukkan dengan pertanyaan seputar cara memesan buku tersebut.

instagram
photo: pixabay

Setelah sosial media menjadi pondasi usaha, maka kita membuka penerbitan buku yang fokus kepada buku-buku e-book saja. Jika kita menerapkan sistem C2C, profit yang kita dapat tentu sedikit. Jadi, lebih baik kita menjadi penerbit saja yang langsung menjualnya ke konsumen/pembaca. Anggap saja per eksemplar kita mendapat untung 20.000. Jika ada 1.000 pembelian, maka rekening kita akan gendut seketika. Itu hanya satu naskah, bagaimana jika puluhan atau ratusan naskah!

Selain itu, kenapa industri penerbitan menjadi rekomendasi? Dikarenakan industri ini masih jarang diperhatikan dan diminati, sehingga saingan minim. Bisa dicek sendiri, di daerah kita, berapa banyak terdapat industri penerbitan? Atau jangan-jangan, malah tidak ada sama sekali?

Kita terjun ke sana, mencoba peruntungan baru. Toh, banyak juga orang-orang biasa yang akhirnya viral di dunia maya hanya karena membagikan sajak-sajak cinta yang kemudian dibukukan dan yang minat sangat banyak, meski hanya e-book saja. Tak luput juga, para mentor-mentor yang mengandalkan trafik untuk kelas online juga sering berjualan e-book. Itu artinya buku masih tinggi peminatnya hingga saat ini.

Nah, itulah dua peluang usaha online di tahun 2021 yang bisa kita coba. Semoga artikel ini bermanfaat dan mengantarkanmu menjadi orang kaya. Selamat mencoba!

Nama

#cintapentiumsatu,1,adv,21,Akademis,212,alquran,27,anak,16,aplikasi,13,Artikel,343,bahasa indonesia,23,banyuwangi,6,belajar,13,Biografi,47,biografi pahlawan,5,biografi penulis,7,biografi sastrawan,13,bisnis,6,blogger,3,budaya,33,buku,14,cerpen,3,cinta,53,contoh teks pidato,6,corona,22,covid,15,covid19,9,desa penari,10,Event,7,film,13,film bagus,5,filologi,2,filsafat,3,frasa,2,friyay,2,galau,4,giias,1,gramedia,1,guru,4,hadits,3,hubungan,47,humaniora,2,ibu,3,idul fitri,3,indonesia,9,industri kreatif,2,Info Lomba,27,instagram,2,internet,2,investasi,2,islam,14,jurnal,2,Juz Amma,26,kabar pendidikan,6,kahlil gibran,3,kalimat,9,Kampus,9,kamulah pemeran utama,1,kantor,4,karya sastra,3,karyawan,9,kata,9,kata gaul,2,kata mutiara,2,kata mutiara bahasa inggris,1,kawin tangkap,1,kbbi,5,kecantikan,5,keluarga,20,kemenag,2,kemerdekaan,3,kepemimpinan,1,kepribadian,2,kerajaan,4,kerajaan islam,1,kerajaan singosari,1,kerja,37,kesederhanaan umar,1,kesehatan,8,kesenian,1,kesuksesan,1,keuangan,1,kewarganegaraan,1,kisah sahabat nabi,1,kitab,1,kkn,1,kkn desa penari,9,kkn hantu,9,kkn horor,10,kkn mistis,9,klausa,1,knock knock,1,kode,1,kodikologi,1,kolonial belanda,1,komik,2,komponis,1,komunikasi,3,komunikasi antar budaya,1,konjungsi,1,konsep berpikir sastra,1,konsonan rangkap,1,kontes menulis novel,1,konversi,1,korea,4,korupsi,1,kosakata,5,kosmetik,1,kota,1,kpop,1,kreatif,1,krisis,1,krisis ekonomi,1,kritik,2,kritik sastra,2,kucing,3,kuis,1,kuliah,16,kuliah sastra,1,kuliner,7,kumpulan puisi,1,kurban,1,kurikulum,1,lagu,2,lagu perpisahan,1,lagu perpisahan sekolah,1,lamaran kerja,2,latihan psikotes,1,lawas,1,ldr,3,leksikal,1,leonardo da vinci,1,lifestyle,94,Lindu,1,linguistik,10,liputan,2,literasi,1,lomba,17,lomba 2020,2,lomba blog,1,lomba cerpen,1,lomba menulis,10,lomba menulis 2019,1,lomba menulis 2020,1,lomba novel,1,lomba nulis,1,lomba puisi,4,lontar,1,lotus feet,1,lowongan kerja,1,lucu,5,lulus,1,lulusan sastra,1,madura,1,mahasiswa,19,mahasiswa baru,1,mahasiswa lama,1,mahasiswa stres,1,majas,5,majas metafora,1,majas personifikasi,1,makalah,1,makan,1,makan anggur,1,makanan,4,makna sukses,1,malware,1,mambaca,1,manfaat cinta,1,manfaat dongeng,1,manfaat hipotesis,1,manfaat main game,1,manfaat menulis,1,manfaat pendidikan,1,manfaat rokok,1,mantan,2,manusia purba,1,mas pur,1,masa penjajahan,2,masa penjajahan belanda,3,masker,1,masyarakat,1,masyarakat madani,1,maulana affandi,1,medis,1,membaca,1,membaca cepat,1,membandingkan,1,mendapatkan ipk tinggi,1,mendikbud,3,mengatur keuangan,2,menggigit kuku,1,menikah,8,menikah dengan janda,1,meninggal,1,meningkatkan ipk,1,menteri,1,Menulis,6,menurut para ahli,65,merdeka,2,mertua,3,metode penelitian,1,microsoft,1,microsoft excel,1,milenial,1,mimpi,3,mimpi anggur,1,mimpi hamil,1,mimpi hamil menurut islam,1,mistis,2,mitos,14,mochtar lubis,1,model,2,morfologi,1,motivasi,7,motivasi semangat belajar,1,move on,2,mpls,1,mukbang,1,mumi,1,murid,1,museum,1,museum sandi,1,musik,6,Musik dan Film,12,musikalisasi puisi,1,musisi,1,muslim,3,nadiem,2,nadiem makarim,2,najis,1,naskah,3,naskah drama,1,negara,3,negara berkembang,1,negara maju,1,nh dini,1,nikah,14,nilai nilai pancasila,1,non fiksi,1,novel,17,nusantara,1,objek studi sosiologi,1,ogoh ogoh,1,olimpiade,1,online,14,onomatope,1,oposisi,1,oposisi biner,1,orang kaya yang tidak kuliah,1,orang tua,1,organisasi,2,organisasi budi utomo,1,origami,1,osis,1,osis sma,1,osis smp,1,pabrik tas,1,pabrik tas di bandung,1,pacar,27,pacar cemburuan,1,pacar pemarah,1,pacar penulis,1,pagelaran seni tari,1,pahlawan,7,palang merah,1,pameran,1,pancasila,1,pandemi,13,panjat pinang,1,pansos,3,pantai,1,pantomim,2,pantun,5,pantun gombal,1,pantun jenaka,1,papua,2,paragraf,6,paragraf argumentasi,1,paragraf deduktif,1,paragraf deskripsi,1,paragraf eksposisi,1,paragraf ineratif,1,paragraf narasi,1,paragraf persuasi,1,pariwisata,1,pasangan,9,pasar seni,1,patung,1,patung tertinggi,1,pbb,1,pdf,1,pdkt,1,pejuang skripsi,1,pekerjaan,1,pelapak,1,peliharaan,1,pelukan,1,pelukis,1,pembeli online,1,pembukaan pidato,1,pemimpin,2,pencemaran udara,1,pencucian uang,1,pendahuluan,1,pendidikan,24,penelitian,2,penelitian kualitatif,2,penelitian kuantitatif,1,penemuan,1,penerbit,10,penerbit buku,3,penerbit mayor,5,penerbitan,1,penerbitan buku,1,penerjemah,1,pengertian biografi,1,pengertian elite,1,pengertian elitisme,1,pengertian hegemoni,1,pengertian hikayat,1,pengertian hipotesis,1,pengertian hirarki,1,pengertian hotel,1,pengertian humaniora,2,pengertian konjungsi,1,pengertian kritik sastra,1,pengertian lontar,1,pengertian makalah,1,pengertian paragraf,1,pengertian pemimpin,1,pengertian pendahuluan,1,pengertian pidato,1,pengertian profesi,1,pengertian sastra,1,pengertian semantik,1,pengertian sintaksis,1,pengertian teater,1,pengertian teks anekdot,1,pengertian teks negosiasi,1,pengetahuan agama,1,pengusaha,1,penulis,22,penulis novel siti nurbaya,1,penyair,6,penyebab perceraian,1,penyunting,1,penyuntingan,1,perang,2,perang dunia,1,perang kuning,1,perbedaan bollywood dan tellywood,1,perbedaan candi budha dan hindu,1,perbedaan candi hindu dan budha,1,percaya diri,1,perempuan,1,peribahasa,3,peribahasa indonesia,2,pernikahan,3,perpanjang sim,1,perpisahan sekolah,1,perpusnas,1,perpustakaan,2,pertunjukan seni tari,1,perusahaan,2,peta indonesia,1,petik laut,1,pidato,8,pimpinan,1,pintar,1,pohon natal,1,polisemi,2,polusi udara,1,ponpes,1,pos indonesia,1,ppdb,2,ppdb 2020,2,ppdb tangerang,1,pragmatik,1,pramuka,1,prangko,1,preposisi,1,presiden,1,primbon,1,pring petuk,1,profesi,2,pronomina,1,proposal 17 agustus,1,proposal agustusan,1,prosa,1,psikologi,4,psikologi sastra,1,psikosomatis,1,psikotes online,1,puasa,2,puisi,104,puisi baru,2,puisi cinta,3,puisi lama,2,puisi prosais,1,puisi romantis,1,puisi sapardi djoko damono,1,putus sekolah,1,quotes,3,raden saleh,1,ramadan,1,Ramadhan,3,rambut,2,rampogan macan,1,rapid test,1,rasionalisme,1,Resensi,23,resensi buku,4,resensi novel,1,resep sayur lodeh,1,resign,3,reuni,1,revisi skripsi,1,rezeki,1,ridwan kamil,1,ririek adriansyah,1,riset,1,ritual,1,rokok,2,roman,2,romantis,2,rumah,5,rumpang,1,Sa'ad Bin Abi Waqqas,1,sahabat nabi,1,saham,1,sahur,1,sajak,1,sapardi djoko damono,4,sarjana,1,sastra,95,sastra indonesia,1,sastra jepang,2,sastra melayu,1,sastra melayu klasik,1,sastra nusantara,1,sastrawan,20,saudara perempuan,1,sayur lodeh,1,sd,1,sedih,1,Sehat,1,sejaraah pramuka indonesia,1,sejarah,56,sejarah budi utomo,1,sejarah dunia,1,sejarah internet,1,sejarah islam,1,sejarah lahirnya bahasa indonesia,1,sejarah nabi,1,sejarah perang dunia,1,sejarah pramuka,1,sejarah pramuka dunia,1,sekolah,25,selebgram,1,selingkuh,1,semangat belajar,1,semantik,2,semiotik,2,semiotik sastra,1,semiotika,1,seni,41,seni lukis,2,seni rupa,1,seni tari,1,seniman,2,seo,3,serpihan masa lalu,1,setia,1,siaga bencana,1,sidoarjo,1,sifat bahasa,1,sifat budaya,1,sifat cowok,1,sifat guru,1,silabus,1,silabus sma,1,silat,1,silogisme,1,silogisme positif,1,sinematografi,1,sinonim,1,sinopsis,6,sinopsis buku,1,sinopsis film,1,sinopsis novel,1,sintaksis,1,sistem pendidikan,2,siswa,6,situs budaya,1,situs lowongan kerja,1,situs psikotes,1,situs psikotes online,1,skripsi,3,slogan pendidikan,1,soal,2,soal agama,1,soal agama islam,1,soekarno,1,soft skill,2,sosial,1,sosiolinguistik,2,sosiologi,3,sosiologi sastra,1,souvenir,1,standar deviasi,1,stilistika,2,stratifikasi sosial,1,struktur artikel,1,struktur osis,1,struktur penulisan makalah,1,struktur teks anekdot,1,struktur teks eksemplum,1,suami,1,suhuf,1,sukses,10,sumba,1,sumpah pemuda,1,sungai,1,sungai terpanjang di dunia,1,surabaya,2,surat,2,surat kuasa,1,surat lamaran,2,sushi,1,susunan upacara bendera,1,Sutardji Calzoum Bachri,1,tanda tangan,1,tarawih,1,tari,2,tari seblang,1,tas,1,taubat,1,taufik ismail,1,teater,5,tebak tebakan lucu,1,teknik rumpang,1,teks,7,teks anekdot,2,teks biografi,1,teks cerita sejarah,1,teks ekemplum,1,teks eksplanasi,2,teks eksposisi,1,teks narasi,1,teks negosiasi,1,teks pidato,5,teks prosedur,1,teks rekon,1,teks sumpah pemuda,1,tekstologi,1,teman,9,teman punya masalah,1,tempat belajar,1,tempat bersejarah,1,teori,1,teori semantik,1,terapeutik,1,Terkini,45,terowongan,1,tes,3,tes kepribadian,1,tes kerja,1,tes psikotes,1,tes psikotes online,1,thailand,1,Tidur,1,tiongkok,1,tipografi,1,tipologi bahasa,1,tips,89,tips pindah rumah,1,toefl,1,toga,1,toko buku,1,toko online,1,tokoh,1,tokoh dunia,1,tokoh dunia yang putus sekolah,1,tokoh dunia yang tidak lulus kuliah,1,trading,1,tradisi,15,transhumanisme,1,traveling,2,uang,13,ucapan hari raya,1,ucapan idul adha,1,ucapan idul fitri,1,ucapan ulang tahun,3,ujian,1,ujian nasional,1,ujian skripsi,1,ulang tahun,1,umar,1,umar bin khattab,1,undangan pernikahan,2,unik,7,universitas,7,universitas padjajaran,1,unpad,2,unsur fungsional kalimat,1,unyeng unyeng,1,upacara,1,usaha,2,Van Ophuijsen,1,variasi bahasa,1,Viral,28,virus,5,virus corona,2,voc,1,wabah,2,wabah pes,1,wanita,7,wapres,1,warisan budaya,1,warna,1,wattpad,1,wayang,1,wayang kulit,1,webtoon,1,wisata,6,wisata sejarah,1,wisuda,3,word,2,yogyakarta,1,youtube,3,zakat,1,zaman belanda,2,
ltr
item
Sastrawacana.id: Peluang Usaha Online di Tahun 2021 Yang Buat Kamu Cepat Kaya!
Peluang Usaha Online di Tahun 2021 Yang Buat Kamu Cepat Kaya!
Demam online saat ini seakan sudah tidak dapat dibendung lagi, terbukti dengan meningkatnya jumlah pengguna internet yang semakin membludak
https://1.bp.blogspot.com/-TVPZkarTQnw/YIboj66AfqI/AAAAAAAADGE/MokLUsO-b1g-e0xRv85pjwtVVTG4FphpgCLcBGAsYHQ/w400-h266/bisnis%2Bonline.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-TVPZkarTQnw/YIboj66AfqI/AAAAAAAADGE/MokLUsO-b1g-e0xRv85pjwtVVTG4FphpgCLcBGAsYHQ/s72-w400-c-h266/bisnis%2Bonline.jpg
Sastrawacana.id
https://www.sastrawacana.id/2021/04/peluang-usaha-online-di-tahun-2021.html
https://www.sastrawacana.id/
https://www.sastrawacana.id/
https://www.sastrawacana.id/2021/04/peluang-usaha-online-di-tahun-2021.html
true
6868353728205021859
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy