Header Ads Widget

Survey Wahana Visi: 42,6 Persen Siswa Rindu Kembali Sekolah

Setelah beberapa bulan pemerintah menerapkan aturan social distancing, termasuk sekolah via daring, muncul berbagai keluhan dari siswa, salah satunya karena rasa bosan dan ingin kembali sekolah seperti normal.

Menanggapi hal tersebut, Yayasan sosial kemanusiaan Wahana Visi Indonesia, melakukan survey serta penelitian singkat terkait sistem pendidikan dan kesehatan di masyarakat kalangan menengah ke bawah.

Survey ini melibatkan 900 koresponden rumah tangga dari kalangan menengah ke bawah dengan rincian 943 anak di 251 desa di 35 Kabupaten/kota di DKI Jakarta, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Tengah, Bengkulu, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Maluku Utara.

Baca juga: Sekolah Zona Hijau Wajib Perhatikan Hal Ini Untuk Cegah Corona Gelombang Kedua

"Dari penilaian cepat juga sekitar 57,4 persen anak menikmati belajar dari rumah sedangkan sekitar 42,6 persen anak merasa bosan dan ingin kembali ke sekolah untuk belajar dan bertemu dengan teman-temannya," ujar Cahyo Prihadi, Program Quality and Accountability Manager Wahana Visi Indonesia dalam webinar yang dilakukan pada Kamis (2/7/2020).

Selain itu, hasil survey juga menampilkan hasil jika hampir dua per tiga anak mengalami kekerasan verbal dari orang tua.

"Semakin banyak anak berisiko mengalami tekanan psikososial seperti khawatir ketinggalan pelajaran dan khawatir tertular virus. Selain itu tekanan sosial ekonomi yang dialami orang tua juga turut dirasakan oleh anak," ujarnya.

"Hal ini berdampak langsung pada kecukupan nutrisi anak. Lebih dari 50 persen rumah tangga tidak dapat memenuhi kebutuhan makanan bergizi seimbang karena menurunnya pendapatan keluarga," imbuh Cahyo.