5 Risiko Yang Harus Ditanggung Saat Kamu Mendadak Viral Karena Sensasi

SHARE:

Menjadi terkenal adalah sebuah mimpi besar bagi kebanyakan orang. Biasanya, untuk mencapai mimpi itu, banyak cara dilakukan, salah satunya a...


Menjadi terkenal adalah sebuah mimpi besar bagi kebanyakan orang. Biasanya, untuk mencapai mimpi itu, banyak cara dilakukan, salah satunya adalah dengan mengasah talenta serta memoles intrik agar orang lain bisa tertarik. Umumnya seperti itu. Jalan yang dilalui pun tidak mulus pendek, ada proses panjang yang harus dilalui hingga akhirnya bisa tampil di layar kaca.

Namun, seiring berjalannya waktu, hadirnya teknologi serta internet saat ini benar-benar mengubah kebiasaan serta pola hidup banyak orang, termasuk jalan menuju ketenaran. Saat ini, setiap orang punya kesempatan tenar dengan mudah. Bahkan, hanya hitungan detik, seseorang bisa mendadak viral dan terkenal.

Buktinya, banyak yang mengandalkan platform digital seperti Instagram, Youtube, TikTok, dan sebagainya untuk mengunggah konten-konten yang "apik" menurut mereka. Cilakanya, banyak yang mencoba mengambil jalan pintas dengan mencari sensasi setinggi-tingginya, alias pansos.

Itu adalah hak mereka karena setiap keputusan yang diambil pasti mendatangkan pro dan kontra. Namun, terlepas dari itu semua, tahukah kamu bahwa ternyata viral dan mendadak terkenal karena sensasi juga punya risiko yang cukup mengerikan? Agar lebih jelas, simak beberapa risiko dan dampaknya menjadi viral berikut ini.

Baca juga: 5 Ciri Ciri Orang Pansos, Netizen Harus Tahu!

1. Siap Terima Komentar Pedas


Mendadak viral tentunya akan menjadi perbincangan banyak orang. Dari sekian banyak orang yang membincangkan, tentu tidak semua mendukung. Ada pihak-pihak yang justru merasa keberatan ketika kamu viral. Akhirnya, mereka akan menyerang dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan melayangkan komentar-komentar pedas.

Itu terjadi pada creator atau orang yang mencipta karya. Lantas, apa jadinya jika kamu viral karena sensasi? Bisa dibayangkan, jumlah haters tentu akan lebih banyak sehingga berbanding lurus dengan komentar pedas yang akan kamu terima.

Risiko ini cukup mengerikan jika kamu tidak punya mental baja. Sebab pernah terjadi, seorang Youtuber Rebecca Black harus menelan pil pahit karena depresi saat mengetahui respons netizen yang kurang baik terhadap videonya, dilansir dari laman CNN.

Tentu saja hal ini cukup memprihatinkan. Jadi, jika kamu berkeinginan menjadi selebriti dadakan, siapkan mental terlebih dahulu karena nantinya tidak hanya kritik yang akan kamu dapat, tapi juga cemooh serta hinaan yang bisa membuat depresi.

2. Sulit Mempertahankan Jenjang Popularitas


Menjadi artis dadakan karena sensasi akan lebih sulit mempertahankan jenjang popularitasnya. Sebab, kebanyakan yang hanya bermodalkan sensasi, tidak punya keahlian khusus sehingga untuk menjaga popularitas, mereka harus mencari sensasi-sensasi selanjutnya.

Bisa dilihat beberapa artis dadakan yang viral di internet karena pansos, kemudian lenyap tak ada kabarnya. Tentu tidak semua seperti itu, tapi kebanyakan yang viral dadakan karena sebuah sensasi, bertahannya tidak terlalu lama.

Berbeda dengan artis yang memang punya kemampuan dan meniti karier dari bawah. Dengan bermodal pengalaman dalam panggung hiburan, artis-artis bertalenta sedikit lebih mudah menjaga popularitasnya.

3. Tekanan Psikologis yang Intens


Saat menjadi selebritas, kamu akan mendapatkan tekanan psikologi yang lebih intens daripada sebelumnya. Tekanan itu akan datang dari berbagai elemen, termasuk para fans yang mencoba memengaruhimu. Belum lagi tekanan dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan, sehingga di tengah perjalanan nanti kamu akan dibenturkan dengan pihak lain.

Dilansir dari laman Psychology Today, berdasarkan hasil survei ke 200 artis, direktur Psychosocial Stress Research Program di Florida State University, Charles Figley, memaparkan  setidaknya 10 sumber tekanan yang biasa menjadi beban psikologi bagi mereka, diantaranya:
  • Pers,
  • Kritik,
  • Surat kaleng atau teror telepon,
  • Kehilangan privasi,
  • Terus-terusan dipantau,
  • Kekhawatiran tidak akan tenar lagi,
  • Stalker,
  • Merasa tidak aman,
  • Penggemar yang berlebihan, dan
  • Khawatir kehidupan keluarga mereka terganggu.
Hal senada disampaikan oleh Profesor studi media di University of Houston-Clear Lake, Jib Fowles, memaparkan bahwa selebritas empat kali lipat lebih rentan bunuh diri daripada orang biasa. Tentu ini cukup mengerikan, bukan? Tapi tidak semua selebritis seperti itu. Mereka (seleb) yang sudah punya pengalaman pasti punya solusi sendiri menghadapi berbagai tekanan tersebut.

4. Hubungan Keluarga Kurang Harmonis


Figley dalam penelitiannya juga mengatakan jika para selebritas akan melakukan segala cara untuk menjernihkan pikiran mereka, salah satunya adalah dengan meluangkan waktu bersama keluarga. Inilah biang masalahnya.

Kadang, ada anggota keluarga yang sangat risih ketika kemana saja selalu merasa diawasi dan diganggu orang lain. Ada banyak hal yang termasuk dalam gangguan, misalnya diajak berfoto oleh kebanyakan penggemar sehingga momen berkumpul dengan keluarga jadi tidak senyaman biasanya.

Dikutip dari laman CBS News, Dr. Jennifer Hartstein, seorang psikolog di New York City mengatakan jika masalah ini bukanlah hal yang bisa dianggap sepele. Jika tidak segera dicari solusi, maka akan berdampak fatal.

Apalagi seorang anak yang mengetahui jika Ayah atau Ibunya mendadak viral karena hal-hal yang "memalukan" bukan "membanggakan", ini bisa menjadi sebuah tekanan serius pada anak yang berujung tidak harmonisnya ikatan keluarga.

5. Tuntutan Gaya Hidup yang Mencekik


Ketika kamu viral dan tiba-tiba menjadi artis dadakan, maka bersiap-siaplah dengan nyinyiran orang yang berkenaan dengan gaya hidupmu, termasuk cara berpakaian. Banyak yang akan mengoceh dan sedikit menghina tentang pakaianmu. Meski tidak semua, tapi kebanyakan selebritas termakan oleh omongan-omongan tersebut, apalagi dari omongan sesama pekerja dunia hiburan.

Jika kamu termakan oleh omongan-omongan tersebut, maka siap-siaplah tercekik dengan gaya. Harga yang kamu keluarkan cukup tinggi hanya untuk sekedar kata "gengsi". Ini lumrah dan kamu akan melakukan apapun untuk bisa menjaga gengsi itu.

Nah, itulah beberapa risiko atau dampak yang akan kamu terima ketika viral dan mendadak terkenal karena sensasi. Artikel ini bukan bersifat menakut-nakuti, hanya saja membeberkan fakta agar kamu lebih bersiap-siap jika memang ingin menapaki karier sebagai pekerja seni.

Ingatlah, semua pekerjaan pasti memiliki risikonya masing-masing, termasuk selebriti. Jadi, pilihan tetap ada di tanganmu, apakah kamu ingin viral dengan karya atau viral dengan sensasi. Gunakan akal serta hati untuk memulai. Dan selesaikan apa yang telah kamu mulai.

Jangan lupa share artikel dari Sastrawacana.id ini untuk berbagi informasi, pengetahuan, dan semangat kepada orang lain. Tabik!




Author: Maulana Affandi (Founder Sastrawacana.id)
Nama

#cintapentiumsatu,1,adv,18,Akademis,210,alquran,27,anak,16,aplikasi,13,Artikel,341,bahasa indonesia,21,banyuwangi,6,belajar,13,Biografi,46,biografi pahlawan,5,biografi penulis,6,biografi sastrawan,13,bisnis,5,blogger,3,budaya,33,buku,14,cerpen,3,cinta,53,contoh teks pidato,6,corona,22,covid,15,covid19,9,desa penari,10,Event,2,film,13,film bagus,5,filologi,2,filsafat,3,frasa,2,friyay,2,galau,4,giias,1,gramedia,1,guru,4,hadits,3,hubungan,47,humaniora,2,ibu,3,idul fitri,3,indonesia,9,industri kreatif,2,Info Lomba,26,instagram,2,internet,2,investasi,2,islam,14,jurnal,2,Juz Amma,26,kabar pendidikan,6,kahlil gibran,3,kalimat,9,Kampus,9,kamulah pemeran utama,1,kantor,4,karya sastra,2,karyawan,9,kata,9,kata gaul,2,kata mutiara,2,kata mutiara bahasa inggris,1,kawin tangkap,1,kbbi,5,kecantikan,4,keluarga,20,kemenag,2,kemerdekaan,3,kepemimpinan,1,kepribadian,2,kerajaan,4,kerajaan islam,1,kerajaan singosari,1,kerja,37,kesederhanaan umar,1,kesehatan,8,kesenian,1,kesuksesan,1,keuangan,1,kewarganegaraan,1,kisah sahabat nabi,1,kitab,1,kkn,1,kkn desa penari,9,kkn hantu,9,kkn horor,10,kkn mistis,9,klausa,1,knock knock,1,kode,1,kodikologi,1,kolonial belanda,1,komik,2,komponis,1,komunikasi,3,komunikasi antar budaya,1,konjungsi,1,konsep berpikir sastra,1,konsonan rangkap,1,kontes menulis novel,1,konversi,1,korea,4,korupsi,1,kosakata,5,kosmetik,1,kota,1,kpop,1,kreatif,1,krisis,1,krisis ekonomi,1,kritik,2,kritik sastra,2,kucing,3,kuis,1,kuliah,16,kuliah sastra,1,kuliner,7,kumpulan puisi,1,kurban,1,kurikulum,1,lagu,2,lagu perpisahan,1,lagu perpisahan sekolah,1,lamaran kerja,2,latihan psikotes,1,lawas,1,ldr,3,leksikal,1,leonardo da vinci,1,lifestyle,93,Lindu,1,linguistik,9,liputan,2,literasi,1,lomba,16,lomba 2020,2,lomba blog,1,lomba cerpen,1,lomba menulis,9,lomba menulis 2019,1,lomba menulis 2020,1,lomba novel,1,lomba nulis,1,lomba puisi,3,lontar,1,lotus feet,1,lowongan kerja,1,lucu,5,lulus,1,lulusan sastra,1,madura,1,mahasiswa,19,mahasiswa baru,1,mahasiswa lama,1,mahasiswa stres,1,majas,5,majas metafora,1,majas personifikasi,1,makalah,1,makan,1,makan anggur,1,makanan,4,makna sukses,1,malware,1,mambaca,1,manfaat cinta,1,manfaat dongeng,1,manfaat hipotesis,1,manfaat main game,1,manfaat menulis,1,manfaat pendidikan,1,manfaat rokok,1,mantan,2,manusia purba,1,mas pur,1,masa penjajahan,2,masa penjajahan belanda,3,masker,1,masyarakat,1,masyarakat madani,1,maulana affandi,1,medis,1,membaca,1,membaca cepat,1,membandingkan,1,mendapatkan ipk tinggi,1,mendikbud,3,mengatur keuangan,2,menggigit kuku,1,menikah,8,menikah dengan janda,1,meninggal,1,meningkatkan ipk,1,menteri,1,Menulis,6,menurut para ahli,65,merdeka,2,mertua,3,metode penelitian,1,microsoft,1,microsoft excel,1,milenial,1,mimpi,3,mimpi anggur,1,mimpi hamil,1,mimpi hamil menurut islam,1,mistis,2,mitos,14,mochtar lubis,1,model,2,morfologi,1,motivasi,7,motivasi semangat belajar,1,move on,2,mpls,1,mukbang,1,mumi,1,murid,1,museum,1,museum sandi,1,musik,6,Musik dan Film,12,musikalisasi puisi,1,musisi,1,muslim,3,nadiem,2,nadiem makarim,2,najis,1,naskah,3,naskah drama,1,negara,3,negara berkembang,1,negara maju,1,nh dini,1,nikah,14,nilai nilai pancasila,1,non fiksi,1,novel,16,nusantara,1,objek studi sosiologi,1,ogoh ogoh,1,olimpiade,1,online,13,onomatope,1,oposisi,1,oposisi biner,1,orang kaya yang tidak kuliah,1,orang tua,1,organisasi,2,organisasi budi utomo,1,origami,1,osis,1,osis sma,1,osis smp,1,pabrik tas,1,pabrik tas di bandung,1,pacar,27,pacar cemburuan,1,pacar pemarah,1,pacar penulis,1,pagelaran seni tari,1,pahlawan,7,palang merah,1,pameran,1,pancasila,1,pandemi,13,panjat pinang,1,pansos,3,pantai,1,pantomim,2,pantun,5,pantun gombal,1,pantun jenaka,1,papua,2,paragraf,6,paragraf argumentasi,1,paragraf deduktif,1,paragraf deskripsi,1,paragraf eksposisi,1,paragraf ineratif,1,paragraf narasi,1,paragraf persuasi,1,pariwisata,1,pasangan,9,pasar seni,1,patung,1,patung tertinggi,1,pbb,1,pdf,1,pdkt,1,pejuang skripsi,1,pekerjaan,1,pelapak,1,peliharaan,1,pelukan,1,pelukis,1,pembeli online,1,pembukaan pidato,1,pemimpin,2,pencemaran udara,1,pencucian uang,1,pendahuluan,1,pendidikan,24,penelitian,2,penelitian kualitatif,2,penelitian kuantitatif,1,penemuan,1,penerbit,10,penerbit buku,3,penerbit mayor,5,penerbitan,1,penerbitan buku,1,penerjemah,1,pengertian biografi,1,pengertian elite,1,pengertian elitisme,1,pengertian hegemoni,1,pengertian hikayat,1,pengertian hipotesis,1,pengertian hirarki,1,pengertian hotel,1,pengertian humaniora,2,pengertian konjungsi,1,pengertian kritik sastra,1,pengertian lontar,1,pengertian makalah,1,pengertian paragraf,1,pengertian pemimpin,1,pengertian pendahuluan,1,pengertian pidato,1,pengertian profesi,1,pengertian sastra,1,pengertian semantik,1,pengertian sintaksis,1,pengertian teater,1,pengertian teks anekdot,1,pengertian teks negosiasi,1,pengetahuan agama,1,pengusaha,1,penulis,22,penulis novel siti nurbaya,1,penyair,6,penyebab perceraian,1,penyunting,1,penyuntingan,1,perang,2,perang dunia,1,perang kuning,1,perbedaan bollywood dan tellywood,1,perbedaan candi budha dan hindu,1,perbedaan candi hindu dan budha,1,percaya diri,1,perempuan,1,peribahasa,3,peribahasa indonesia,2,pernikahan,3,perpanjang sim,1,perpisahan sekolah,1,perpusnas,1,perpustakaan,2,pertunjukan seni tari,1,perusahaan,2,peta indonesia,1,petik laut,1,pidato,8,pimpinan,1,pintar,1,pohon natal,1,polisemi,2,polusi udara,1,ponpes,1,pos indonesia,1,ppdb,2,ppdb 2020,2,ppdb tangerang,1,pragmatik,1,pramuka,1,prangko,1,preposisi,1,presiden,1,primbon,1,pring petuk,1,profesi,2,pronomina,1,proposal 17 agustus,1,proposal agustusan,1,prosa,1,psikologi,4,psikologi sastra,1,psikosomatis,1,psikotes online,1,puasa,2,puisi,100,puisi baru,2,puisi cinta,3,puisi lama,2,puisi prosais,1,puisi romantis,1,puisi sapardi djoko damono,1,putus sekolah,1,quotes,3,raden saleh,1,ramadan,1,Ramadhan,3,rambut,2,rampogan macan,1,rapid test,1,rasionalisme,1,Resensi,23,resensi buku,4,resensi novel,1,resep sayur lodeh,1,resign,3,reuni,1,revisi skripsi,1,rezeki,1,ridwan kamil,1,ririek adriansyah,1,riset,1,ritual,1,rokok,2,roman,2,romantis,2,rumah,5,rumpang,1,Sa'ad Bin Abi Waqqas,1,sahabat nabi,1,saham,1,sahur,1,sajak,1,sapardi djoko damono,4,sarjana,1,sastra,93,sastra indonesia,1,sastra jepang,2,sastra melayu,1,sastra melayu klasik,1,sastra nusantara,1,sastrawan,20,saudara perempuan,1,sayur lodeh,1,sd,1,sedih,1,Sehat,1,sejaraah pramuka indonesia,1,sejarah,56,sejarah budi utomo,1,sejarah dunia,1,sejarah internet,1,sejarah islam,1,sejarah lahirnya bahasa indonesia,1,sejarah nabi,1,sejarah perang dunia,1,sejarah pramuka,1,sejarah pramuka dunia,1,sekolah,25,selebgram,1,selingkuh,1,semangat belajar,1,semantik,2,semiotik,2,semiotik sastra,1,semiotika,1,seni,41,seni lukis,2,seni rupa,1,seni tari,1,seniman,2,seo,3,serpihan masa lalu,1,setia,1,siaga bencana,1,sidoarjo,1,sifat bahasa,1,sifat budaya,1,sifat cowok,1,sifat guru,1,silabus,1,silabus sma,1,silat,1,silogisme,1,silogisme positif,1,sinematografi,1,sinonim,1,sinopsis,6,sinopsis buku,1,sinopsis film,1,sinopsis novel,1,sintaksis,1,sistem pendidikan,2,siswa,6,situs budaya,1,situs lowongan kerja,1,situs psikotes,1,situs psikotes online,1,skripsi,3,slogan pendidikan,1,soal,2,soal agama,1,soal agama islam,1,soekarno,1,soft skill,2,sosial,1,sosiolinguistik,2,sosiologi,3,sosiologi sastra,1,souvenir,1,standar deviasi,1,stilistika,2,stratifikasi sosial,1,struktur artikel,1,struktur osis,1,struktur penulisan makalah,1,struktur teks anekdot,1,struktur teks eksemplum,1,suami,1,suhuf,1,sukses,10,sumba,1,sumpah pemuda,1,sungai,1,sungai terpanjang di dunia,1,surabaya,2,surat,2,surat kuasa,1,surat lamaran,2,sushi,1,susunan upacara bendera,1,Sutardji Calzoum Bachri,1,tanda tangan,1,tarawih,1,tari,2,tari seblang,1,tas,1,taubat,1,taufik ismail,1,teater,5,tebak tebakan lucu,1,teknik rumpang,1,teks,7,teks anekdot,2,teks biografi,1,teks cerita sejarah,1,teks ekemplum,1,teks eksplanasi,2,teks eksposisi,1,teks narasi,1,teks negosiasi,1,teks pidato,5,teks prosedur,1,teks rekon,1,teks sumpah pemuda,1,tekstologi,1,teman,9,teman punya masalah,1,tempat belajar,1,tempat bersejarah,1,teori,1,teori semantik,1,terapeutik,1,Terkini,44,terowongan,1,tes,3,tes kepribadian,1,tes kerja,1,tes psikotes,1,tes psikotes online,1,thailand,1,Tidur,1,tiongkok,1,tipografi,1,tipologi bahasa,1,tips,87,tips pindah rumah,1,toefl,1,toga,1,toko buku,1,toko online,1,tokoh,1,tokoh dunia,1,tokoh dunia yang putus sekolah,1,tokoh dunia yang tidak lulus kuliah,1,trading,1,tradisi,15,transhumanisme,1,traveling,2,uang,13,ucapan hari raya,1,ucapan idul adha,1,ucapan idul fitri,1,ucapan ulang tahun,3,ujian,1,ujian nasional,1,ujian skripsi,1,ulang tahun,1,umar,1,umar bin khattab,1,undangan pernikahan,2,unik,7,universitas,7,universitas padjajaran,1,unpad,2,unsur fungsional kalimat,1,unyeng unyeng,1,upacara,1,usaha,1,Van Ophuijsen,1,variasi bahasa,1,Viral,28,virus,5,virus corona,2,voc,1,wabah,2,wabah pes,1,wanita,7,wapres,1,warisan budaya,1,warna,1,wayang,1,wayang kulit,1,webtoon,1,wisata,6,wisata sejarah,1,wisuda,3,word,2,yogyakarta,1,youtube,3,zakat,1,zaman belanda,2,
ltr
item
Sastrawacana.id: 5 Risiko Yang Harus Ditanggung Saat Kamu Mendadak Viral Karena Sensasi
5 Risiko Yang Harus Ditanggung Saat Kamu Mendadak Viral Karena Sensasi
https://1.bp.blogspot.com/-RStlqjQRYk4/XyoGeEPRB0I/AAAAAAAABpw/n5qZqz9UcOEs8fEGFHPu0SPlPjBwMXwJACLcBGAsYHQ/s0/mulut%2Btertutup.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-RStlqjQRYk4/XyoGeEPRB0I/AAAAAAAABpw/n5qZqz9UcOEs8fEGFHPu0SPlPjBwMXwJACLcBGAsYHQ/s72-c/mulut%2Btertutup.jpg
Sastrawacana.id
https://www.sastrawacana.id/2020/06/5-risiko-yang-harus-ditanggung-saat.html
https://www.sastrawacana.id/
https://www.sastrawacana.id/
https://www.sastrawacana.id/2020/06/5-risiko-yang-harus-ditanggung-saat.html
true
6868353728205021859
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy