Header Ads Widget

6 Tipe Pembeli yang Bikin Kesal Si Penjual Online

Hadirnya internet dan teknologi memang benar-benar bisa merubah hidup seseorang. Hampir segala segmen atau bidang usaha ikut terpengaruh olehnya.

Salah satu bukti kesuksesan internet dalam merubah hidup manusia adalah menjamurnya toko online, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Kebanyakan orang saat ini lebih suka hal yang praktis dan cepat dengan cara membeli barang lewat online, daripada harus datang langsung ke toko. Apakah kamu juga sama?

Tipe Pembeli di Dunia Maya

Nah, bicara tentang toko online, ternyata ada hal menarik dan sedikit menggelitik di dalamnya yang perlu dikupas.

Hal menarik itu datang dari pembeli online yang memiliki bermacam-macam tipe karakter yang kadang membuat si pelapak kesal. Apa saja tipe pembeli online tersebut? Berikut diantaranya:

1. Hanya Melihat Judul Postingan

Tipe pembeli yang hanya melihat judul postingan saja sangat banyak di negeri kita tercinta ini. Para pembeli online tipe ini hanya membaca judul postingan saja, tanpa membaca isi atau deskripsi.

Alhasil, mereka akan menyerbu pelapak dengan pertanyaan-pertanyaan yang sebenarnya sudah dijelaskan di dalam deskripsi.

2. Pembeli yang Suka PHP

Di PHP itu memang perih. Sudah sayang-sayangnya, eh malah ditinggal gitu aja. Sakit kan? Ya, sakit campur kecewa.

Begitu juga dengan si penjual online yang sering di PHP sama calon pembeli. Sudah merayu-rayu sampai mulut berbusa, tapi ujung-ujungnya gak jadi beli.

Padahal hati sudah girang, karena harapan mendapat untung akan segera menjadi kenyataan. Tapi, harapan harus kandas karena si pembeli hanya doyan PHP doang.

Bahkan yang lebih parah lagi, pembelian di cancel dan minta refund dengan alasan-alasan yang tak terbantahkan.

3. Langsung Melihat Testimoni

Pada umumnya, setiap orang pasti membaca sesuatu dari atas ke bawah, bukan? Namun, berbeda dengan tipe pembeli online yang satu ini.

Tipe pembeli ini biasanya langsung scroll ke bawah untuk melihat testimoni pembeli. Jadi, setelah dia merasa percaya dengan si penjual, barulah dia akan scroll ke atas untuk membaca deskripsi.

Jadi dia tidak memerdulikan judul atau deskripsi, tapi lebih menomorsatukan testimoni terlebih dahulu.

Mungkin fakta ini bisa menjadi pertimbangan bagi penjual online untuk memasang testimoni pada halaman utamanya.

4. Pembeli yang Tidak Sabaran

Kadang ada juga pembeli yang tidak sabaran, tapi menguji kesabaran penjual. Yap, mereka ingin barang segera dikirim, bahkan kalau bisa detik itu juga.

Padahal, prosesnya tidak semudah itu Ferguso! Dimulai dari packing, antar barang ke jasa pengiriman, belum lagi kalau kena macet. Terus masih antri di jasa pengiriman.

Lama menunggu antirian perut jadi lapar, makan dulu di warteg sebelah. Barulah barang dikirim. Sekarang sudah tahu kan gimana perjuangan mengirim barang?

5. Pembeli Mantan Debus

Tipe pembeli yang satu ini harus diperlakukan sebaik mungkin oleh penjual. Sebab, kalau sampai salah sedikit saja, maka ilmunya bisa membuat lutut gemetar.

Kegalakan yang hakiki bisa membuat siapa saja menjadi takluk, termasuk penjual online. Walaupun tidak bertemu secara langsung, tapi kata-kata galaknya bisa menusuk relung kalbu. Jadi, sebaiknya si penjual online harus jujur dan jangan coba-coba untuk menipu mereka, ya!

6. Si Perusak Reputasi

Bagi setiap pelapak online harus waspada dengan tipe pembeli yang satu ini. Kerjaannya setiap hari cuma merusak reputasi lapak dengan sebar hoax, baik lewat kolom komentar ataupun ke forum.

Entah maksudnya apa dia seperti itu. Mungkin ada yang membayar, atau juga murni dari keinginannya untuk meraih cita-citanya kelak, yaitu menjadi bahan bakar api neraka.

Nah, itulah beberapa tipe pembeli yang cukup bikin kesal si penjual online. Hal tersebut wajar, karena sebelum terjadi transaksi, diperlukan komunikasi terlebih dahulu antara penjual dan pembeli.

Begitulah kira-kira serba-serbi karakter orang di dunia maya yang kadang bikin kesal, kadang juga bikin senyum-senyum sendiri. Tapi bagaimanapun juga, penjual sangat sayang kok ke calon pembeli, walau alumni debus sekalipun!

Author : Maulana Affandi