Header Ads Widget

Suka Makan Sushi? Inilah 5 Hal Yang Perlu Kamu Perhatikan Agar Tak Keracunan

Siapa yang tak suka makanan asal Jepang yang satu ini? Yap, Sushi & Sashimi memang menjadi salah satu makanan yang digandrungi banyak orang di dunia.

Bahkan, di Indonesia pun sudah tersedia di beberapa restoran yang menyediakannya. Sehingga kita tak akan sulit untuk menyantapnya.

Sushi memang memiliki cita rasa dan gizi yang tinggi. Namun, apakah kamu tahu jika mengonsumsi makanan mentah atau setengah matang memiliki risiko tinggi?

Tips Makan Sushi


Tapi, kamu tak usah khawatir karena kali ini ada beberapa tips menikmati sushi agar tak takut keracunan. Apa saja tipsnya? Simak informasinya berikut ini.

1. Memesan sushi dengan bahan ikan mentah yang rendah merkuri


[caption id="attachment_2058" align="aligncenter" width="850"]sushi photo : pexels[/caption]

Seperti yang kita tahu bahwa makanan mentah pasti mengandung beberapa zat yang dapat menimbulkan penyakit.

Jika dittelisik dalam rantai makanan ikan, ikan terbesar lah yang akan mengandung merkuri lebih banyak.

Di mana merkuri tersebut tidak bisa dicerna dan hinggap di bagian tubuh ikan tersebut.

Oleh sebab itu, sangat disarankan agar memesan sushi dengan bahan yang rendah merkuri seperti kepiting, udang, udang dan belut.

2.Tidak terlalu sering mengonsumsi sushi


[caption id="attachment_2059" align="aligncenter" width="850"]sushi photo : pexels[/caption]

Sangat disarankan untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi sushi. Untuk orang dewasa yang sehat dapat menghabiskan 10 hingga 15 buah sushi per roll dalam satu minggu.

Untuk ibu hamil dan menyusui, usahakan agar tidak mengonsumsi sushi dengan bahan ikan mentah namun tetap boleh jika menggunakan bahan sayur.

Yang ditakutkan adalah kandungan merkuri dapat mempengaruhi kesehatan ibu hamil dan calon sang bayi.
Baca juga: Bulgarian Yoghurt, Makanan Sehat yang Ada Unsur Sejarahnya

3. Makan wasabinya juga


[caption id="attachment_2060" align="aligncenter" width="850"]sushi photo : pexels[/caption]

Wasabi memang memiliki rasa yang menyengat dan tidak cocok untuk lidah orang Indonesia. Wasabi yang disajikan bersama sushi berbentuk seperti pasta.

Meskipun rasanya tidak begitu enak, tapi wasabi ini sangat bermanfaat utntuk membunuh bakteri yang berada dalam ikan mentah, lho.

Oleh sebab itu, sangat disarankan agar tidak menyingkirkan wasabi. Tapi cobalah untuk mencelupkan susih ke rendaman wasabhi terlebih dahulu sebelum dimakan.

4. Pilih restoran yang terpercaya


[caption id="attachment_2061" align="aligncenter" width="850"]sushi photo : pexels[/caption]

Pilih restoran yang telah mendapatkan grade, karena keamanan bahan ikan mentah adalah yang paling utama.

Di mana ikan tersebut memiliki kadar parasit yang rendah dan dibekukan dengan sempurna.

Tentunya, kamu tidak ingin jika setelah keluar restoran perut kamu sakit, bukan?

Maka dari itu pilihlah restoran yang terpercaya akan kebersihan dan kualitas makanannya.

5. Tambah pengetahuan tentang sushi


[caption id="attachment_2062" align="aligncenter" width="850"]sushi photo : pexels[/caption]

Ikan yang berasal dari lautan Pasifik termasuk lebih banyak memiliki kandungan parasit jika dibandingkan dengan ikan yang berasal dari lautan Atlantik.

Selain itu, ikan tuna jarang mengandung parasit. Tapi, di dalam ikan tuna mengandung banyak merkuri dan kandungan metal dibandingkan jenis ikan lainnya.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum mengonsumsi sushi dan sashimi. lebih baik tetap menjaga kesehatan tubuh, terutama bagi ibu hamil. Sebab kesehatan itu mahal harganya!

Author : Maulidiyah