Header Ads Widget

Teman Sekantor Resign? Inilah yang Harus Kamu Lakukan

Hidup akan terasa lebih indah jika kita memiliki banyak teman, apalagi teman dekat yang selalu bersama setiap hari, seperti teman kantor.

Tentunya, kamu akan selalu bertemu dengan mereka hampir setiap hari. Bahkan, waktumu akan lebih sering dihabiskan bersama mereka daripada bersama keluarga, bukan?

Ya, memiliki teman kantor yang baik dan dekat dengan kita memang sangat menyenangkan.

Setiap hari, kita bisa bekerja bersama, saling membantu menyelesaikan urusan pekerjaan dan bisa saling bercanda di jam istirahat.

Sayangnya, rasa senang tersebut akan berubah menjadi rasa sedih saat mereka harus pergi dan berhenti bekerja alias resign.

Kamu pasti akan merasa kehilangan sosok teman dekat yang selalu menghabiskan waktu bersama di kantor.

Akan tetapi, bukan berarti kamu harus selalu bersedih dan uring-uringan setiap hari sehingga pekerjaanmu berantakan.

Seperti sebuah istilah yang mengatakan bahwa setiap pertemuan pasti akan ada perpisahan. Oleh sebab itu, kamu harus bisa melewatinya.

Jika kamu susah melakukannya, berikut adalah 5 tips menghadapi teman kantor yang resign agar tidak larut dalam kesedihan.

Baca juga: Contoh Surat Lamaran Kerja yang Benar Agar Dilirik HRD

1. Tetap Mendukungnya


[caption id="attachment_1954" align="aligncenter" width="850"]teman sekantor resign photo: pexels.com[/caption]

Dibalik keputusannya dalam memilih resign dari kantor, pasti ada alasan yang cukup kuat. Tugasmu adalah untuk bisa selalu mendukungnya.

Jangan biarkan kesedihanmu membebani pikirannya sehingga membuatnya tidak bisa terus melangkah. Cobalah untuk percaya bahwa ia akan mendapatkan pekerjaan lain yang lebih baik.

2. Menghargai dan Menerima Keputusannya


[caption id="attachment_1955" align="aligncenter" width="850"]resign dari kantor photo: pexels.com[/caption]

Seseorang yang memilih keluar dari zona nyamannya, bukan berarti tanpa memikirkannya dengan matang-matang terlebih dahulu.

Begitu pula dengan teman kantor yang memilih untuk resign. Pasti mereka telah berpikir berkali-kali sebelum akhirnya memutuskan untuk resign.

Sebab, meninggalkan lingkungan kerja yang nyaman dan juga teman-teman yang sudah lama bersamanya tidaklah mudah. Untuk itu, hargai dan terimalah keputusannya.

3. Jangan Takut untuk Menangis


[caption id="attachment_1956" align="aligncenter" width="850"]nangis ditinggal temen photo: pexels.com[/caption]

Menghilangkan kebiasaan yang sudah dilakukan bersama teman tidaklah mudah.

Misalnya seperti mengunjungi sebuah tempat makan sepulang kerja, atau menaiki kendaraan umum bersama saat berangkat dan pulang kerja.

Setelah kebiasaan tersebut sudah tidak bisa dilakukan lagi, kamu tentu akan merasa sedih, bukan?

Jangan pendam rasa sedih itu, kalau perlu menangislah. Dengan demikian, kesedihanmu akan semakin berkurang.

4. Tetap Mendoakannya


[caption id="attachment_1957" align="aligncenter" width="850"]mendoakan teman photo : pexels.com[/caption]

Walaupun akan semakin jarang bertatap muka, tetaplah ingat dan selalu mendoakan kebahagiannya.

Doakan dengan tulus agar ia bisa segera mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan mencapai kesuksesan. Cara ini juga bisa mengurangi kesedihanmu.

5. Buat Janji Ketemuan


[caption id="attachment_1958" align="aligncenter" width="850"]selfie teman sekantor photo: pexels.com[/caption]

Saat kamu merindukannya, tidak ada salahnya untuk mengajaknya bertemu. Bukan berarti saat sudah tidak bekerja di kantor yang sama, tali silaturahmi menjadi putus, bukan?

Buatlah janji ketemuan saat sama-sama tidak sibuk. Kamu juga bisa mengajaknya ke tempat yang biasa didatangi bersama saat masih bekerja dulu.

Nah, itulah 5 tips ampuh untuk menghilangkan kesedihanmu saat teman kantor resign. Semoga bermanfaat ya.

Author  : Eva E.T
Editor   : Maulana Affandi